Jakarta, JatimUPdate.id - Presiden Prabowo Subianto menerima sejumlah tokoh ekonomi nasional di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat, (22/05/2026).
Pertemuan itu membahas berbagai agenda strategis nasional terkait penguatan ketahanan ekonomi, stabilitas sektor keuangan, serta langkah antisipatif menghadapi dinamika perekonomian global.
Baca juga: Presiden (Telah) Menolak Sistem Ekonomi Kapitalisme
Dalam pertemuan itu, dibahas sejumlah hal, antara lain:
1. Penguatan fundamental ekonomi nasional melalui:
- stabilitas sektor keuangan;
- penguatan regulasi dan pengawasan perbankan;
- penerapan prinsip kehati-hatian (prudential banking), serta
peningkatan koordinasi antarotoritas ekonomi dan keuangan.
Baca juga: LaNyalla: Upaya Konkret Membumikan Pasal 33 UUD 1945
2. Percepatan implementasi kebijakan devisa hasil ekspor (DHE) guna memperkuat cadangan devisa nasional serta mendukung stabilitas nilai tukar rupiah.
3. Pembenahan tata kelola ekspor sumber daya alam melalui BUMN Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) guna meningkatkan penerimaan negara sekaligus memastikan optimalisasi manfaat ekonomi nasional secara berkelanjutan.
Baca juga: MN KAHMI Minta Program Tambang Rakyat Harus Pertimbangkan Aspek Lingkungan
Lebih jauh Presiden Prabowo menegaskan bahwa pemerintah akan terus memperkuat langkah-langkah strategis jangka panjang untuk menjaga ketahanan ekonomi nasional, mempercepat berbagai pembenahan struktural, serta memastikan stabilitas sektor keuangan tetap terjaga di tengah ketidakpastian global.
Dalam pertemuan itu turut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Investasi sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Gubernur Bank Indonesia periode 2003–2008 Burhanuddin Abdullah, Menteri PPN/Kepala Bappenas periode 2005–2009 Paskah Suzetta, Wakil Menteri PPN/Bappenas periode 2010–2014 Lukita Dinarsyah Tuwo, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. (rilis/sof/yh)
Editor : Yuris. T. Hidayat