Pemekaran Dapil Surabaya: Lebih Kompetitif, Parpol Petakan Ulang Basis Suara 

Reporter : Ibrahim
Ilustrasi pemekaran dapil Surabaya, dok Jatimupdate.id

Surabaya,JatimUPdate.id - Pakar politik Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Ken Bimo Sultoni, menganggap pemekaran dapil Surabaya pada Pemilu 2029 akan lebih kompetitif.

"Jika itu terjadi berpotensi jauh lebih kompetitif," tutur Bimo, kepada Jatimupdate.id, Rabu (10/6).

Baca juga: Bawaslu Surabaya Wacana Pemekaran Dapil Perlu Dikaji, Bukan Cuma Sepakat atau Menolak

Bimo menjelaskan, pemekaran dapil akan diikuti pemetaan ulang wilayah basis suara partai politik.

Pun calon legislatif (Caleg) akan beradaptasi dengan medan politik baru tersebut.

"Pasti melakukan pemetaan wilayah ulang basis suara," tegasnya.

Bimo memastikan pemekaran dapil juga dapat meningkatkan intensitas persaingan antar partai politik.

Baca juga: Pengukuhan Pengurus DPC PKB, Afif Minta Kader Totalitas, Surabaya akan Ijo Royo-royo 

Tak hanya itu, persaingan antar caleg juga semakin ketat, termasuk caleg dalam satu partai yang sama.

"Pasti akan meningkatkan intensitas persaingan," sergah Bimo.

Bimo menegaskan ketatnya persaingan tersebut mengakibatkan biaya politik membengkak. 

Baca juga: Golkar Surabaya Petakan Skenario Pemekaran Dapil, Target 10 Kursi pada Pemilu 2029

Selain itu dapat menggerus kualitas demokrasi karena kuatnya praktik patronase.

"Cost politik meningkatkan, praktik patronase semakin kuat," beber KenBimo Sultoni. (Roy)

Editor : Miftahul Rachman

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru