Sidoarjo, JatimUPdate.id - Bupati Sidoarjo Subandi menegaskan komitmennya untuk mendorong kemajuan lembaga pendidikan swasta agar mampu bersaing dengan sekolah negeri.
Baca juga: TPA Jabon Terancam Penuh dalam 7 Tahun, Pemkab Sidoarjo Mulai Benahi Ratusan TPS 3R Bermasalah
Menurutnya, sekolah swasta memiliki peran strategis dalam mencetak generasi muda yang berkualitas, berkarakter, dan siap menghadapi persaingan global.
Pernyataan itu disampaikan Subandi saat membuka Pentas Pendidikan Agama Islam (PAI) tingkat SD se-Kabupaten Sidoarjo yang digelar di SD Muhammadiyah 1 Candi, Rabu (10/6/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Subandi menekankan bahwa pembangunan pendidikan tidak boleh hanya berfokus pada sekolah negeri.
Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, kata dia, juga memberikan perhatian terhadap penguatan kualitas sekolah swasta, baik dari sisi sarana prasarana maupun tata kelola pendidikan.
"SD Muhammadiyah 1 Candi ini kita dorong untuk mampu bersaing. Tidak boleh kalah dengan sekolah-sekolah lainnya karena sekolah merupakan tempat membentuk karakter anak, tidak hanya memiliki kecerdasan intelektual tetapi juga akhlak yang mulia," ujar Subandi.
Apresiasi Pengelolaan Sekolah
Subandi mengaku bangga dengan perkembangan SD Muhammadiyah 1 Candi yang dinilainya memiliki sistem pengelolaan pendidikan yang baik.
Baca juga: Launching Lagu CFD, Sidoarjo Bersih Ciptaan drg Winaryo, Persembahan IKA Unair Sidoarjo
Ia juga melihat pembangunan fasilitas pendidikan di sekolah tersebut terus berjalan untuk meningkatkan kualitas layanan belajar mengajar.
Menurutnya, keberadaan sekolah swasta yang berkualitas menjadi salah satu kunci dalam memperkuat sektor pendidikan di Kabupaten Sidoarjo.
"Yang kita harapkan adalah lahirnya generasi penerus bangsa yang berkarakter, berprestasi, dan memiliki daya saing global. Sekolah swasta harus menjadi bagian penting dari upaya tersebut," katanya.
Di hadapan para peserta dan undangan yang hadir, Subandi juga mengungkapkan rencana dukungan anggaran bagi SD Muhammadiyah 1 Candi.
Meski pemerintah sedang melakukan efisiensi anggaran, ia memastikan upaya mencari sumber pendanaan untuk pembangunan sekolah tetap dilakukan.
Ia menyebut bantuan tersebut akan diupayakan melalui dukungan anggaran Pemerintah Provinsi Jawa Timur, termasuk melalui aspirasi anggota DPRD Jawa Timur dr. Sriatun.
"Meski ada efisiensi, Kabupaten Sidoarjo terus berupaya memberikan bantuan. Untuk SD Muhammadiyah 1 Candi akan kita upayakan, insyaallah ada bantuan dari provinsi. Nanti kita siapkan setidaknya Rp2 miliar pada tahun anggaran 2027," ungkapnya.(ih/yh)
Editor : Yuris. T. Hidayat