Bondowoso, JatimUPdate.id, – Menjelang keberangkatan menuju Madinah Al-Munawwarah, jamaah haji yang tergabung dalam Kloter SUB 86 mengikuti kegiatan bertajuk Terapi Bahagia, Sabtu (13/6/2026).
Baca juga: 17 Siswa Lolos ke Kabupaten, Satu Tembus Nasional: Rahasia Pembinaan Paskibraka di SMAN 1 Tenggarang
Kegiatan yang digelar Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) kloter itu menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan, semangat, dan kebersamaan jamaah setelah menuntaskan rangkaian utama ibadah haji di Tanah Suci.
Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan mengunjungi setiap lantai hotel tempat jamaah menginap di Makkah.
Tim petugas bersama tenaga kesehatan melakukan pemantauan kondisi jamaah, pemeriksaan kesehatan ringan, serta memberikan edukasi agar jamaah tetap bugar menjelang perjalanan menuju Kota Nabi.
Ketua Kloter 86, Muhammad Ahsan, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk pelayanan, perhatian, dan pendampingan kepada jamaah menjelang keberangkatan ke Madinah yang dijadwalkan pada Minggu (14/6/2026).
"Menjelang keberangkatan jamaah haji Kloter SUB 86 menuju Madinah, kami melaksanakan kegiatan visitasi dan Terapi Bahagia sebagai bentuk pelayanan, perhatian, dan pendampingan kepada seluruh jamaah," ujarnya.
Menurut Ahsan, kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada pemeriksaan kesehatan, tetapi juga menjadi sarana membangun suasana positif di tengah jamaah setelah menjalani rangkaian ibadah yang cukup padat selama berada di Makkah.
Suasana semakin semarak karena kegiatan dilakukan secara langsung di setiap lantai hotel. Jamaah diajak keluar dari kamar untuk berkumpul, berinteraksi, berbagi cerita, dan menikmati kebersamaan bersama sesama jamaah maupun petugas.
"Terapi Bahagia bukan sekadar pemeriksaan kesehatan, tetapi juga ikhtiar menghadirkan senyum, semangat, dan kebersamaan di tengah keluarga besar SUB 86," katanya.
Baca juga: Dinkes Bondowoso Gencarkan Deteksi Dini Penyakit Lewat Cek Kesehatan Gratis di CFD
Kegiatan tersebut mendapat sambutan hangat dari jamaah. Banyak di antara mereka tampak antusias mengikuti berbagai aktivitas ringan yang bertujuan menjaga semangat, memperkuat ukhuwah, sekaligus menghilangkan kejenuhan menjelang perpindahan ke Madinah.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bondowoso, Astono, mengapresiasi langkah petugas Kloter 86 yang tidak hanya memperhatikan kesehatan fisik jamaah, tetapi juga kondisi psikologis mereka.
Menurut Astono, suasana hati yang tenang dan bahagia memiliki pengaruh besar terhadap kesehatan jamaah selama menjalani ibadah di Tanah Suci.
"Sejak awal kami terus membangun optimisme jamaah. Jamaah jangan dibayangi pikiran-pikiran yang membuat mereka cemas. Justru mereka harus menikmati setiap proses ibadah dengan hati yang tenang dan bahagia," kata Astono, Sabtu (13/6/2026).
Ia menilai pendekatan seperti Terapi Bahagia sejalan dengan upaya pembinaan yang selama ini dilakukan kepada jamaah haji Bondowoso. Dengan kondisi psikologis yang baik, jamaah akan lebih siap menjalani seluruh tahapan perjalanan ibadah.
Baca juga: Supervisi TAPM Kawal Penyusunan RKP Desa 2027 di Kecamatan Wringin
"Ketika jamaah merasa bahagia dan nyaman, dampaknya sangat positif terhadap kesehatan mereka. Alhamdulillah, sampai saat ini jamaah Bondowoso berada dalam kondisi yang baik dan penuh semangat," ujarnya.
Astono berharap suasana kebersamaan dan kegembiraan yang terbangun selama di Makkah dapat terus terjaga hingga jamaah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah dan kembali ke tanah air.
Dengan tubuh yang sehat, hati yang tenang, dan semangat kebersamaan yang kuat, jamaah Kloter SUB 86 diharapkan dapat melanjutkan perjalanan menuju Madinah dengan penuh rasa syukur dan kebahagiaan.
Sesuai jadwal, jamaah Kloter SUB 86 diberangkatkan dari Makkah menuju Madinah pada Minggu (14/6/2026) untuk melanjutkan rangkaian ibadah dan ziarah di Kota Nabi sebelum kembali ke Tanah Air.
"Sehat jasmani, tenang hati, kuat ukhuwah, dan bahagia bersama menuju Madinah," menjadi pesan yang mengiringi langkah para jamaah menuju kota tujuan berikutnya dalam perjalanan spiritual mereka di Tanah Suci. (ries/mmt)
Editor : Miftahul Rachman