Jakarta, JatimUPdate.id - DPP Pengajian Al-Hidayah menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam pengembangan pendidikan nasional sekaligus mengawal berbagai isu strategis yang berkaitan dengan perempuan. Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan Sosialisasi 4 Pilar MPR RI yang digelar di Gedung Nusantara V MPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (22/6/2026).
Ketua Panitia kegiatan, Dr. Iin Kandedes, mengatakan Pengajian Al-Hidayah selama ini tidak hanya berfokus pada penguatan nilai-nilai keagamaan, tetapi juga aktif mendorong peningkatan kualitas pendidikan serta memperjuangkan isu-isu keperempuanan yang berkembang di tengah masyarakat.
Baca juga: Belajar di MPR RI, Mahasiswa FITK UIN Ciputat Dalami Demokrasi
“Ini adalah komitmen Al-Hidayah untuk terlibat aktif dalam pengembangan pendidikan di Indonesia. Dengan sosialisasi 4 Pilar MPR RI ini diharapkan dapat menambah wawasan mahasiswa, khususnya mahasiswa UIN yang hadir pada kegiatan ini,” kata Iin Kandedes.
Menurutnya, penguatan wawasan kebangsaan bagi generasi muda menjadi penting di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa. Karena itu, DPP Pengajian Al-Hidayah terus menghadirkan program-program yang mendorong lahirnya generasi yang cerdas, religius, dan memiliki kepedulian terhadap persoalan perempuan.
Baca juga: Agun Gunandjar Ingatkan Integritas Jadi Kunci Menghidupkan Empat Pilar
Kegiatan tersebut diikuti oleh pengurus DPP Pengajian Al-Hidayah dan mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Al-Hidayah serta dilanjutkan dengan sesi materi dari sejumlah narasumber.
Ketua Umum DPP Pengajian Al-Hidayah, Hetifah Sjaifudian, dalam sambutannya menegaskan bahwa keislaman dan kebangsaan merupakan dua nilai yang saling menguatkan. Sementara Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI M. Sarmuji memaparkan perkembangan sistem pemilu di Indonesia, dan Wakil Ketua Badan Sosialisasi MPR RI Agun Gunandjar Sudarsa menjelaskan pentingnya implementasi Empat Pilar MPR RI dalam kehidupan sehari-hari.
Baca juga: Sarmuji : Demokrasi Sehat Harus Buka Aspirasi Rakyat Secara Luas
Melalui kegiatan tersebut, Al-Hidayah berharap semakin banyak generasi muda yang memiliki pemahaman kebangsaan yang kuat sekaligus memiliki kepedulian terhadap pembangunan pendidikan dan pemberdayaan perempuan di Indonesia (*)
Editor : Redaksi