Ansor Jatim Apresiasi Bea Cukai dan BNN Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Ganja

Reporter : Ibrahim
Musaffa' Syafril

Surabaya,JatimUPdate.id – Ketua PW GP Ansor Jawa Timur, Musaffa Safril, merespons positif Bea Cukai dan BNN yang berhasil mengungkap peenyelendupan Ganja 3,37 ton dari Thailand, di Pelabuhan Internasional Tanjung Priok.

Musyaffa menegaskan memerangi narkoba tidak boleh kompromi, utamanya memutus mata rantai jaringan internasional.

Baca juga: Kapolri Kukuhkan Kenaikan Pangkat Empat Pejabat BNN

"Kami apresiasi," kata Musaffa', Jum'at (3/7).

Musyaffa mengingatkan siapa pun yang menjadikan generasi muda sebagai sasaran bisnis narkotika merupakan musuh bangsa. 

Maka dari iru, Ansor Jatim berkomitmen terus mendukung aparat memutus rantai pasokan jaringan narkoba tersebut.

"Dari pelaku lapangan hingga aktor intelektual," tambahnya.

Baca juga: Kortas Tipidkor Polri Geledah 4 Lokasi di Sidoarjo, Telusuri Aliran Dana Kasus Ponsel Ilegal Rp235,8 Miliar

Selain itu Musaffa juga mengajak masyarakat, kader Ansor dan Banser, memperkuat ketahanan sosial melalui edukasi dan kepedulian akan bahaya narkoba. 

"Menjaga generasi dari narkotika adalah ikhtiar menjaga masa depan Indonesia. Tidak boleh ada ruang sedikit pun bagi bandar narkoba di negeri ini. Melindungi generasi bangsa adalah harga mati," tegasnya.

Pengungkapan tersebut merupakan hasil operasi gabungan Bea Cukai dan BNN RI yang berhasil membongkar modus penyamaran (false concealment) dengan menyembunyikan narkotika di dalam koper dan gulungan matras lateks. 

Baca juga: Sinergi BNN, Bea Cukai Soekarno-Hatta, Kepolisian Republik Indonesia : Bongkar Penyelundupan Narkotika.

Operasi yang dikembangkan hingga Gresik dan Purwakarta itu berhasil mengamankan barang bukti 3,37 ton ganja yang diperkirakan menyelamatkan lebih dari 10 juta jiwa dari ancaman penyalahgunaan narkotika.

"Keberhasilan ini bentuk nyata penyelamatan jutaan anak bangsa dari ancaman narkotika. Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bea Cukai dan BNN RI atas kerja profesional, sinergis, dan tanpa kompromi dalam membongkar jaringan internasional ini," beber Musaffa Safril. (Roy/mmt)

Editor : Miftahul Rachman

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru