Surabaya,JatimUPdate.id - Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, Ais Shafiyah Asfar, berharap Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di Kota Pahlawan menjadi fondasi awal pembentukan karakter peserta didik.
Ia juga menekankan pelaksanaan MPLS berlangsung aman, edukatif, dan inklusif.
Baca juga: Baktiono Minta Tim Independen Audit Pasar Keputran Selatan, Soroti SLF
"Serta bebas dari praktik perpeloncoan maupun segala bentuk kekerasan," tutur Ais, kepada wartawan, beberapa waktu lalu.
Ia menganggap, materi MPLS yang mencakup literasi digital, pendidikan karakter, pencegahan penyalahgunaan narkoba, pola hidup sehat.
Pun pemeriksaan kesehatan menunjukkan perubahan pendekatan pelaksanaan MPLS.
"Fokus kegiatan kini lebih diarahkan pada kebutuhan perkembangan peserta didik, bukan hanya kegiatan seremonial," jelasnya.
Baca juga: Zuhro Respons Positif SE Kewaspadaan Penularan Campak, Ajak Ortu Vaksinasi Anak ke Puskesmas
Ais berharap berbagai materi MPLS menjadi bekal siswa menghadapi tantangan pendidikan dan perkembangan teknologi digital.
Misalnya dapat meningkatkan kedisiplinan, tanggung jawab, kepedulian terhadap kesehatan, etika bermedia digital.
Ais berharap pengawasan terhadap pelaksanaan MPLS tidak hanya berorientasi pada pencegahan pelanggaran.
Baca juga: Singgung Pasar Turi, Machmud: Harusnya Pemkot Gelisah Bagaimana Pasar Itu Bangkit
Namun urai dia, upaya membangun budaya sekolah aman, ramah anak, inklusif, dan mendukung kesehatan mental peserta didik.
"Lingkungan belajar yang kondusif sejak hari pertama akan memberikan dampak positif terhadap proses belajar sekaligus pembentukan karakter siswa dalam jangka panjang," beber Ais Shafiyah Asfar (*)
Editor : Miftahul Rachman