Emil Dardak Kembali Diusulkan Pimpin Demokrat Jatim Secara Aklamasi

avatar Ibrahim
  • URL berhasil dicopy
Emil Dardak didampingi fungsionaris DPD Demokrat Jatim jumpa pers seusai terpilih kembali memimpin Demokrat Jatim secara aklamasi.
Emil Dardak didampingi fungsionaris DPD Demokrat Jatim jumpa pers seusai terpilih kembali memimpin Demokrat Jatim secara aklamasi.

Surabaya, JatimUPdate.id — Emil Elestianto Dardak kembali mendapat dukungan untuk memimpin DPD Partai Demokrat Jawa Timur.

Dalam Musyawarah Daerah (Musda) VII Demokrat Jatim, 40 pemegang hak suara secara aklamasi mengusulkan Emil sebagai calon tunggal ketua kepada Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat.

Musda VII berlangsung selama dua hari, 28-29 Agustus 2026, di Novotel Samator Hotel, Surabaya. Keputusan pencalonan Emil dihasilkan melalui Sidang Pleno I dan II.

Dukungan aklamasi itu menjadi dasar bagi DPP Partai Demokrat untuk menentukan ketua DPD Jawa Timur periode 2026-2031. Emil sebelumnya memimpin Demokrat Jawa Timur untuk periode 2022-2027.

Kepengurusan periode tersebut telah dikembalikan kepada DPP Partai Demokrat sebagai bagian dari rangkaian proses menuju Musda VII.

Musda dihadiri Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono secara daring. Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Herman Khaeron, Kepala BPOKK Ossy Dermawan beserta jajaran, serta Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor hadir dalam forum tersebut.

Sejumlah tokoh Jawa Timur juga menghadiri Musda, antara lain Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, KH Asep Saifuddin Chalim, dan Arumi Bachsin.

Forum itu juga diikuti anggota DPR RI, DPRD Jawa Timur, DPRD kabupaten dan kota, serta ketua dan sekretaris DPC Demokrat se-Jawa Timur.

Bagi Demokrat Jatim, Musda tidak hanya menjadi forum pergantian kepemimpinan. Agenda tersebut sekaligus menjadi ruang konsolidasi untuk memperkuat soliditas partai menghadapi periode berikutnya.

Setelah Emil diusulkan secara aklamasi sebagai calon tunggal, keputusan akhir berada di tangan DPP Partai Demokrat. DPP selanjutnya akan menetapkan kepengurusan DPD Partai Demokrat Jawa Timur periode 2026-2031.

Demokrat Jatim menyatakan konsolidasi organisasi akan diarahkan untuk memperkuat hubungan partai dengan masyarakat. Partai ingin memastikan kehadirannya tetap dekat dan memberi manfaat bagi warga Jawa Timur. (roy/yh)