Berkarya Saja Meski Sendiri

jatimupdate.id
Mas AAS

"Logika akan membawamu dari A ke B. Imajinasi akan membawamu ke mana-mana!" (Albert Einstein)

Hasrat ingin menulis sudah kadung sampai di ubun-ubun kepala. Namun pikiran masih stuck, ia masih diam belum bisa kasih perintah yang jelas kepada kedua jempol tangan untuk memilih serta menekan huruf-huruf di keypard hape!

Baca juga: Ontran-ontran Bak Sinetron FTV: Sebuah Drama yang Terus Berlanjut

Ini fakta bukan cerita hoax yang dialami pada pagi ini.

Kedua mata ini masih terdiam, membisu, hanya plorak-plorok melototi layar smartphone yang sebesar 5.5-6.5 inci itu.

Sesekali kedua jempol itu hanya mampu scroll status para netizen di FB sesekali juga di IG. Bukan kegiatan stalking status mantan, atau malah gebetan anyar. Hanya sekadar melirik isu terkini yang pas untuk ide menulis saja. Namun tetap saja pikiran itu beku, belum dapat triger sebuah tema tulisan. Nyesak banget, pagi berlalu, detik, menit, dan jam serasa sia-sia saja!

Lalu, kedua mata itu berganti obyek yang dipandang. Ke obrolan yang tengah ramai di jamaah grup WhatsApp. Masih masalah klasik juga klise: tema capres dan pilpres tahun depan. Bosan juga membacanya.
Tidak ada tema yang baru, riweh bahas orang lain, "Mbok sekali-kali bahas diri sendiri saja, minimal ada salah satu atau salah dua dari anggota grup yang berani unjuk gigi calonkan sendiri menjadi capres, upps. Itu baru keren, ada hal baru!"

Tapi mana berani dan punya mental mereka. Di saat semenjak kecil bayi ceprot hingga dewasa bahkan punya gelar berderet. Hidupnya selalu berada di zona nyaman, tak sekalipun untuk beyond dari ilusi mereka, bukan pikiran bermaksud memaksa orang lain untuk berubah, ya sesekali bersikap dan beropini yang anti mainstream saja.

"Mas AAS, katanya tidak punya topik serta tema tulisan yang hendak ditulis pagi ini," mungkin begitu tanya pembaca?

"Iya, ya, saya sendiri juga bingung, kenapa bisa mengalir sendiri, ini tulisan!" Jujur memang sejak awal tidak ada ide tulisan. Namun saya paksa kedua jempol ini menekan-nekan huruf-huruf latin yang ada di keypad hape jadul ini. Lha kok jadi menari sendiri itu kedua jempolnya.

Baca juga: Urip Ayem Tentrem: Menikmati Gending Lawas di Emper Omah

Tentu saja, tulisan ini harus segera diakhiri agar tidak terlalu panjang. Harus disatukan seluruh paragraf nya, maksud dan isi tulisan ini sedang mengajak pembaca memahami akan apa?

Apa ya, saya sendiri juga rada kesulitan. Namun, mempertahankan rasa berguna sebagai manusia itu penting. Dan caranya ya harus berproduksi berbuat sesuatu, meski sederhana. Dan seturut tentunya dengan passion juga hobi.

Dalam konteks penulis yang membuat tulisan. Jadi ya membuat sebuah tulisan, meski tidak ada ide tulisan, ekstrimnya hanya dremimil saja itu isi tulisannya. Seperti tulisan ini yang sedang Anda baca.

Siapa takut? Lakukan itu.

Nah, kalau Anda apa kontribusi buat orang lain? Masak hanya bisa nyiyirin prestasi orang lain!

Baca juga: Inspirasi dari Kebaikan Kecil

Prestasi orang lain itu wajib dan Fardu ain diapresiasi. Hanya dengan cara itu kita juga berprestasi!

"Masak sebagai seorang lelaki hanya bisa nyinyir kepada prestasi orang lain? Tak baik tahu, jadi lelaki yang bener itu harus berproduksi secara mandiri terus setiap hari, dan sebarkan kebajikan itu kepada semesta, apapun bentuk serta kontennya!"

Jangan takut untuk memulai sesuatu yang bajik itu sendirian. Bukankah ELANG itu juga berburu sendirian!


AAS, 22 Agustus 2023
Kota Pahlawan Surabaya

Editor : Yuris. T. Hidayat

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru