PDI Perjuangan Belum Serahkan SK, AKD DPRD Surabaya Belum Dibentuk 

Reporter : Ibrahim
Bahtiyar Rifai, dok Jatimupdate.id/roy

Surabaya, JatimUPdate.id - Pimpinan sementara DPRD Surabaya, Bahtiyar Rifai mengatakan, pembentukan alat kelengkapan dewan (AKD) masih menunggu SK PDI Perjuangan dari pusat.

Selain itu, pihaknya juga menunggu komposisi atau susunan Fraksi PSI di DPRD Surabaya. 

Baca juga: Apresiasi Purabaya-Kenpark Lewat Tol, Eri Irawan Dukung Kembali Pakai Bus

"Yang mempunyai kursi di DPRD Surabaya, kurang PDIP terakhir Gerindra susah menyerahkan. Kami menerima SK itu hari Kamis dan sudah kita serahkan hari Jumat kemarin. Untuk susunan Fraksi, sepengetahuan kami PSI yang belum menyerahkan nama susunan Fraksinya di DPRD Surabaya." kata Bahtiyar, Selasa (17/9).

Bahtiyar menjelaskan, Pihaknya ingin secepatnya membentuk AKD agar fungsi kedewanan berjalan sesuai tupoksinya. Namun, mekanisme partai tidak bisa diintervensi. 

Maka dari itu, Legislator Partai Gerindra tersebut berharap dalam Minggu ini SK PDI Perjuangan segera turun dari pusat. 

"Sebenarnya kami juga ingin cepat, tapi mekanisme partai kita kan tidak bisa intervensi. Kalau PDIP ini bukan hanya Surabaya, tapi seluruh Jawa Timur itu belum dibuatkan SK nya, jadi kita masih menunggu dari kawan PDIP. Mudah-mudahan dalam Minggu ini, akan diserahkan SKnya." ujarnya. 

Baca juga: BPJS Nonaktif Tanpa Pemberitahuan, Warga Miskin Terancam Gagal Operasi

Bahtiyar menyebut, pembentukan AKD idealnya satu bulan usai pelantikan. Hal itu berdasarkan pengalamannya saat menjadi anggota DPRD Surabaya periode 2019-2024.

"Untuk pembentukan AKD Idealnya satu bulan tapi kita berkaca pada pengalaman 2019 itu untuk penetapan pembentukan pimpinan dewan definitif 26 September." tutur Bahtiyar.

Bahtiyar menegaskan, belum terbentuknya AKD tidak mengurangi fungsi dan tugas kedewanan. 

Baca juga: DPRD Surabaya Soroti Dinamika Normalisasi Sungai Kalianak Tahap II

Sebab anggota DPRD Surabaya bisa menyesuaikan dengan agendanya masing-masing, bahkan dalam waktu dekat sudah ada pembahasan rancangan APBD 2025.

"Memang belum banyak kendala yang kami alami, tapi pada prinsipnya kita bisa menyesuaikan. Selanjutnya juga kita pada periode 2019-2024 sdh disiapkan untuk rancangan APBD 2025. Itu artinya roda itu sudah berjalan." demikian Bahtiyar Rifai. (Roy)

Editor : Yuris. T. Hidayat

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru