Surabaya, JatimUPdate.id - Massa Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Peduli Rakyat Jawa Timur (GEMPAR) demonstrasi di depan Polrestabes Surabaya, pada Senin, (2/12)
GEMPAR menuntut kapolrestabes mengusut tuntas dugaan korupsi pembangunan gedung baru DPRD kota Surabaya.
Baca juga: Apresiasi Purabaya-Kenpark Lewat Tol, Eri Irawan Dukung Kembali Pakai Bus
Melalui keterangannya, Ketua GEMPAR, Zahdi mengatakan, pembangunan gedung 7 lantai Tahun Anggaran 2018 dan 2019 yang berkisar Rp 54 miliar terdapat dugaan korupsi.
"Karena sebelumnya, seperti diberitakan di berbagai media massa bahwa ada dugaan korupsi terkait pembangunan gedung baru DPRD Kota Surabaya." tutur Zahdi.
Baca juga: BPJS Nonaktif Tanpa Pemberitahuan, Warga Miskin Terancam Gagal Operasi
"Bahkan sudah ada laporan dari organ masyarakat ke Kejati Jatim. Namun hingga saat ini belum ada pengusutan," tambahnya.
Sebelumnya, pada 4 Novrmber 2020 lalu, Jaringan Pemantau dan Riset indonesia (Japri) melakukan aksi di depan gedung Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur. Mereka mendesak agar Kejati mengusut tuntas dugaan korupsi atas pembangunan gedung baru DPRD Kota Surabaya.
Maka dari itu, dia menekankan penegak hukum segera memeriksa pihak-pihak terkait yang diduga tahu akan dugaan tindakan tersebut.
Baca juga: DPRD Surabaya Soroti Dinamika Normalisasi Sungai Kalianak Tahap II
“Kami minta Kapolrestabes berani mengusut tuntas dugaan korupsi ini," tegas Zahdi
Hingga berita ini ditayangkan, belum ada tanggapan dari aparat penegak hukum. Saat Gempar melakukan aksi, mereka juga tidak ditemui oleh aparat terkait. (Roy)
Editor : Yuris. T. Hidayat