Surabaya, JatimUPdate.id - Anggota Komisi A DPRD Surabaya Azhar Kahfi mengaku telah berkoordinasi dengan BPBD Surabaya terkait optimalisasi mitigasi perubahan cuaca ekstrim musim penghujan.
Kahfi menjelaskan, BPBD fokus pada bencana banjir, puting peliung, air rob, dan pohon tumbang. Kendati begitu, pihak terkait lebih optimal utamanya mengatasi potensi datangnya air rob.
"Nah, empat poin tersebut teman-teman di BPPD itu sudah memberikan langkah-langkah mitigasi yang saya kira cukup. Menurut kalendernya itu sudah bisa dipastikan, tinggal bagaimana petugas itu dipersiapkan untuk evakuasinya," kata Kahfi, Selasa (10/12)
Baca juga: Anas Sebut Kartar dan Gen Z Punya Peran Strategis Berdayakan Ekonomi Kreatif KampungĀ
Terkait kemungkinan penambahan SDM, Kahfi menyebut, SDM bisa dipersiapkan di titik-titik rawan atau di daerah-daerah yang rawan bencana.
Selain itu, dia miminta BPBD menambah pos siaga bencana berkolaborasi dengan DLH, Satpol PP maupun instansi terkait.
Baca juga: Gandeng IGI Jatim, Kolaborasi BPBD Jatim Kembali Gelar ToF SPAB 2026
"Jadi pengondisian petugasnya, SDM-nya itu lebih banyak yang di potensi rawan bencana, dan kemungkinan terjadi sampai Nataru," demikian Azhar Kahfi. (Roy)
Editor : Yuris. T. Hidayat