Surabaya, JatimUPdate.id - Anggota Komisi A DPRD Surabaya Azhar Kahfi mengaku telah berkoordinasi dengan BPBD Surabaya terkait optimalisasi mitigasi perubahan cuaca ekstrim musim penghujan.
Kahfi menjelaskan, BPBD fokus pada bencana banjir, puting peliung, air rob, dan pohon tumbang. Kendati begitu, pihak terkait lebih optimal utamanya mengatasi potensi datangnya air rob.
Baca juga: Respons Kekeringan, BNPB Kabupaten Malang Guyur Air Bersih
"Nah, empat poin tersebut teman-teman di BPPD itu sudah memberikan langkah-langkah mitigasi yang saya kira cukup. Menurut kalendernya itu sudah bisa dipastikan, tinggal bagaimana petugas itu dipersiapkan untuk evakuasinya," kata Kahfi, Selasa (10/12)
Terkait kemungkinan penambahan SDM, Kahfi menyebut, SDM bisa dipersiapkan di titik-titik rawan atau di daerah-daerah yang rawan bencana.
Selain itu, dia miminta BPBD menambah pos siaga bencana berkolaborasi dengan DLH, Satpol PP maupun instansi terkait.
Baca juga: DPRD Gugatan Rp25 Miliar Bukan Bentuk Perlawanan Warga terhadap Eri-Armuji
"Jadi pengondisian petugasnya, SDM-nya itu lebih banyak yang di potensi rawan bencana, dan kemungkinan terjadi sampai Nataru," demikian Azhar Kahfi. (Roy)
Editor : Yuris. T. Hidayat