The Prabowo's way (4)
Catatan Kritis Strategi, Kepemimpinan dan Kebijakan
Oleh: *Nur Iswan,*
Baca Juga: Gerindra Surabaya: Becak Listrik Prabowo untuk Tukang Becak Usia 55 Tahun ke Atas
Senior Advisor IndoPolicy & Business Review (IPBR)
Kawan baik. Mhn doa. Sy sedang mempersiapkan buku. Judul besarnya The Prabowo's way. Mdh2an bisa selesai dalam waktu dekat. Dengan style essay. Setidaknya, 4 essay sdh sy edarkan di kalangan dekat atau grup terbatas. Juga sdh di IG, Bekerjasama dengan @indopol_survey (IndoPolicy and Business Review).
Bebeberapa sahabat yang mengelola media online, sdh juga memuatnya. Tentu saja, saya merespon dengan senang hati dan sekaligus berterima kasih.
Seorang penulis senior yang sy anggap guru mencandai saya: "Wah, Iswan kok sudah pindah ke Prabowo!". Sambil berkelakar mesra. Ia memang tahu persis bahwa saya mendukung @aniesbaswedan dan sptnya senior itu lebih sreg @ganjar_pranowo
Saya meresponnya lebih mesra, "Waahh, berarti abang belum baca tuntas tulisannya. Wong, sarat kritik juga." Kita berdua tertawa lepas. Kan Pilpres sudah usai. Prabowo yang menang. Kita kembali ke aktifitas semula. Wong Anies dan Ganjarnya saja sudah menerima.
Senior saya itu memang tak salah sepenuhnya. Ia menilai dari judul. Mungkin ia punya trauma. Pernah membaca buku, judulnya nama orang. Tapi isinya "opportunis".
Sahabat lain yang juga penulis, memberikan insight. "Iswan, jangan membuat saya mules ya. Maksudnya, jangan berlebihan dalam memuji kecuali memang dimaksudkan untuk itu. Mulesnya bisa sama, spt melihat Iswan menyanyi di Nur Iswan Channel!" katanya.
Ia memberi saran, saya membaca buku Prabowo. Prabowo menulis setidaknya 4 buku: Paradoks Indonesia. Kepemimpinan Militer (Jilid 1 dan 2) dan Strategi Transformasi Bangsa. Mungkin saya pernah membacanya. Tapi belum semua.
Seorang wartawan senior, mengapresiasi. Senior perempuan lain juga memotivasi. Kritik aja kita terima dengan senang hati. Apalagi motivasi.
Yang pasti, saya ingin menulis Prabowo's way secara kritis dan adil saja. Atas nama cinta dan Indonesia. Silahkan nanti dinilai ya.
Baca Juga: Helipad Dekat Makam Kakek Presiden Prabowo Dibangun Pakai Dana APBN, Anggaran Capai Rp 1,4 Miliar
Iseng-iseng CEO Indopol dan Dir. Riset @ratnosulistiyanto @purwanto.mashpur bertanya ke Chat GPT tentang sampulnya. Dan itu hasilnya.***
IndoPolicy & Business Review (IPBR)
Kawan baik. Mhn doa. Sy sedang mempersiapkan buku. Judul besarnya The Prabowo's way. Mdh2an bisa selesai dalam waktu dekat. Dengan style essay. Setidaknya, 4 essay sdh sy edarkan di kalangan dekat atau grup terbatas. Juga sdh di IG, Bekerjasama dengan @indopol_survey (IndoPolicy and Business Review).
Bebeberapa sahabat yang mengelola media online, sdh juga memuatnya. Tentu saja, saya merespon dengan senang hati dan sekaligus berterima kasih.
Seorang penulis senior yang sy anggap guru mencandai saya: "Wah, Iswan kok sudah pindah ke Prabowo!". Sambil berkelakar mesra. Ia memang tahu persis bahwa saya mendukung @aniesbaswedan dan sptnya senior itu lebih sreg @ganjar_pranowo
Saya meresponnya lebih mesra, "Waahh, berarti abang belum baca tuntas tulisannya. Wong, sarat kritik juga." Kita berdua tertawa lepas. Kan Pilpres sudah usai. Prabowo yang menang. Kita kembali ke aktifitas semula. Wong Anies dan Ganjarnya saja sudah menerima.
Baca Juga: Prabowo Tegaskan UMKM Kunci Ketahanan Ekonomi APEC
Senior saya itu memang tak salah sepenuhnya. Ia menilai dari judul. Mungkin ia punya trauma. Pernah membaca buku, judulnya nama orang. Tapi isinya "opportunis".
Sahabat lain yang juga penulis, memberikan insight. "Iswan, jangan membuat saya mules ya. Maksudnya, jangan berlebihan dalam memuji kecuali memang dimaksudkan untuk itu. Mulesnya bisa sama, spt melihat Iswan menyanyi di Nur Iswan Channel!" katanya.
Ia memberi saran, saya membaca buku Prabowo. Prabowo menulis setidaknya 4 buku: Paradoks Indonesia. Kepemimpinan Militer (Jilid 1 dan 2) dan Strategi Transformasi Bangsa. Mungkin saya pernah membacanya. Tapi belum semua.
Seorang wartawan senior, mengapresiasi. Senior perempuan lain juga memotivasi. Kritik aja kita terima dengan senang hati. Apalagi motivasi.
Yang pasti, saya ingin menulis Prabowo's way secara kritis dan adil saja. Atas nama cinta dan Indonesia. Silahkan nanti dinilai ya.
Iseng-iseng CEO Indopol dan Dir. Riset @ratnosulistiyanto @purwanto.mashpur bertanya ke Chat GPT tentang sampulnya. Dan itu hasilnya. (sof/yh)
Editor : Yuris. T. Hidayat