Sinergi Untuk Permudah Distribusi Pupuk dan Ekonomi anggota KTNA
KTNA Jatim Bentuk Koperasi KTNA dengan Sucipto sebagai Ketua Koperasi
Malang, JatimUPdate.id : Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Jawa Timur melakukan trobosan terkait pembentukan organ ekonomi kerakyatan berbasis usaha kekeluargaan guna mempetkuat peran KTNA dalam upaya mensukseskan program ketahanan pangan menuju kedaulatan dan kemandirian pangan serta mensukseskan swasenbada pangan nasional.
Pertemuan pengurus KTNA Provinsi Jatim itu beserta para ketua KTNA Kabupaten dan Kota di BPP Ketindan Malang, pada Rabu (26/02/2025).
Sejumlah pengurus dan perwakilan KTNA Kabupaten/ Kota di Jawa Timur yang pertemuan itu rata-rata dihadiri para ketua KTNA Kab/kota beserta pengurus Provinsi Jatim bersepakat membentuk koperasi KTNA Jatim wadah kegiatan bagi petani dan keluarga tani untuk memasarkan hasil pertanian.
Disisi lain dalam forum tersebut akhirnya disepakati dipilihlah 9 org pendiri dan memilih ketua serta sekretaris terpilih dalam kepengurusan Koperasi KTNA Jatim.
Sebagaimana risalah dan notulensi hasil pertemuan yang diperoleh Redaksi JatimUPdate.id menyebutkan dalam forum pertemuan para ketua KTNA Kabupaten/Kota se-Jatim menyepakati tersebut adalah sosok pemberdaya dan pekerja ulet sebagai pengurus KTNA Wilayah Jember yaitu Sucipto selaku Ketua Koperasi KTNA Jatim didampingi M. Hamzah yang awalnya Ketua KTNA Kabupaten Gresik menjadi Sekretaris Koperasi KTNA Jatim.
"Alhamdulillah pertemuan para Ketua KTNA Se Jawa Timur telah berlangsung dengan guyub, dinamis serta sangat menjujung rasa kekeluargaan telah menghasilkan keputusan untuk memberikan amanan kepada Pak Cipto [Sucipto, KTNA Wil Jember] sebagai ketua koperasi KTNA Jatim dengan saya, Hamzah mendampingi beliau [Pak Sucipto] sebagai sekretaris Koperasi KTNA Jatim," kata Hamzah saat ditelp redaksi JatimUPdate.id Kamis Pagi (27/02/2025).
Selanjutnya Hamzah menyampaikan bahwa pertemuan tersebut menindaklanjuti upaya strategis sebagai tindaklanjut membangun sinergi serta kalaborasi dan juga kerjasama dalam menyukseskan program food estate juga BUMD Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta serta juga PT Pupuk Indonesia (Pusri).
"Kerjasama berbalut sinergi itu diharapkan berperan membantu dalam program penyaluran pupuk di kawasan Provinsi Jatim," kata Hamzah.
Sementara itu menurut Ketua KTNA Jatim Sumrambah menyatakan terbentuknya koperasi KTNA diharapkan akan memudahkan proses distribusi pupuk semakin memudahkan bagi masyarakat petani.
"Koperasi KTNA akan memutus rantai pemasaran yang panjang berbelit dan cenderung birokratis menjadi lebih pendek," kata Sumrambah.
Lebih jauh Sumrambah menyatakan bahwa KTNA Kabupaten dan Kota diharapkan agar ada pemetaan produk unggulan komoditas pertanian sehingga bisa semakin diketahui publik.
"KTNA Kabupaten dan Kota mesti melakukan identifikasi dan pemetaan produk agriculture baik pertanian dan lainnya sehingga kedepan bisa dipublikasi potensi dan eluang usaha serta pengembangannya.
Pertanian dan hoktikuktura serta yang lainnya mesti jadi andalan, karena Jawa Timur mesti jadi Lumbung Pangan Nasional guna mendukung program swasembada pangan Nasional dalam rangka Indonesia jadi lumbung pangan dunia," kata Sumrambah.(dek/yh)
Editor : Yuris. T. Hidayat