Bulog Jember Bersinergi dengan TNI dan Dinas Pertanian Beli Padi Petani di Dukuhdempok

avatar Miftahul Rachman
  • URL berhasil dicopy
Muhammad Ade Saputra, Pimpinan Cabang Bulog Jember, menyatakan meskipun berada dalam suasana Hari Raya, Bulog Jember berinisiatif untuk melakukan pembelian padi karena penggilingan padi mitra Bulog baru akan buka pada 4 hingga 6 April.
Muhammad Ade Saputra, Pimpinan Cabang Bulog Jember, menyatakan meskipun berada dalam suasana Hari Raya, Bulog Jember berinisiatif untuk melakukan pembelian padi karena penggilingan padi mitra Bulog baru akan buka pada 4 hingga 6 April.

 

Jember, JatimUPdate.id, – Untuk mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan petani, Bulog Jember bekerja sama dengan TNI, Dinas Pertanian, serta Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) terjun langsung ke lapangan untuk membeli padi hasil panen petani di Desa Dukuhdempok, Kecamatan Wuluhan, pada H+1 Lebaran, Rabu (2/4/2025).

Muhammad Ade Saputra, Pimpinan Cabang Bulog Jember, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen Bulog untuk mewujudkan kedaulatan pangan sebagaimana diamanatkan oleh Presiden Republik Indonesia.

“Kehadiran kami di Dukuhdempok ini menunjukkan komitmen kami untuk mendukung kedaulatan pangan. Kami membeli padi siap panen dengan harga yang tinggi, yaitu Rp6.500 per kilogram,” ungkap Ade Saputra.

Pria asal Palembang ini juga menjelaskan bahwa pembelian padi dilakukan pada lahan seluas 3 hektar.

"Kami akan terus melakukan pembelian padi dari petani hingga mencakup lebih dari 200 hektar di wilayah Kecamatan Wuluhan," tuturnya.

Meskipun berada dalam suasana Hari Raya, Bulog Jember berinisiatif untuk melakukan pembelian padi karena penggilingan padi mitra Bulog baru akan buka pada 4 hingga 6 April.

Ade berharap agar pelaku usaha penggilingan padi di Kabupaten Jember dan seluruh Indonesia membeli padi petani dengan harga sesuai yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

“Dengan sinergi yang baik antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, kami optimis petani akan sejahtera dan ketahanan pangan dapat terwujud sebagaimana yang diharapkan oleh Presiden,” tutup Ade Saputra. (ries/yh)