Longsor Putus Jalur Cangar–Pacet: Dua Mobil Tertimbun, Satu Tewas

Reporter : -
Longsor Putus Jalur Cangar–Pacet: Dua Mobil Tertimbun, Satu Tewas
Proses evakuasi korban tertimbun longsor di ruas Cangar–Pacet dimana ada sedikitnya 2 mobil tertimbun longsoran.

 

Mojokerto, JatimUPdate.id, – Bencana longsor menerjang jalur alternatif Cangar–Pacet yang menghubungkan Mojokerto dengan Kota Batu, Kamis (3/4/2025).

Baca Juga: Mendikdasmen Abdul Mu’ti Resmikan Gedung DKV SMK Mutia Ngoro, Dorong Lulusan Siap Kerja dan Wirausaha

Dua kendaraan dilaporkan tertimbun material longsor yang bercampur dengan pohon-pohon besar.

Mendapat laporan kejadian, Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Timur Kombes Pol Komarudin langsung turun ke lokasi, didampingi Kapolres Mojokerto AKBP Ihram Kustarto, personel TNI-Polri, BPBD, dan para relawan. Mereka berjibaku membersihkan material longsor yang menutup total akses jalur Batu–Mojokerto.

“Saat ini anggota kami bersama TNI dan relawan masih berjuang keras membersihkan material longsor yang menutup jalan,” kata AKBP Ihram kepada wartawan, Kamis (3/4).

Sementara itu, Tim SAR gabungan dari TNI, Polri, Basarnas, BPBD, dan relawan bergerak cepat melakukan evakuasi terhadap korban yang terjebak dalam kendaraan.

Baca Juga: Mahasiswa STIK laksanakan pembangunan sumur bor dan pendataan kebutuhan masyarakat Kab. Aceh Utara.

Medan berat dan hujan yang terus mengguyur membuat proses berlangsung dramatis.

Setelah beberapa jam, tim berhasil mengevakuasi satu korban dalam kondisi meninggal dunia dari dalam minibus abu-abu yang tertimbun.

Korban diketahui bernama Majid Zatmo Setio (31), warga Sukodono, Kabupaten Sidoarjo. Jenazah dibawa ke RSUD Mojokerto untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Baca Juga: Mendikdasmen Abdul Mu’ti Hadiri Peresmian Gedung Desain Komunikasi Visual SMK Mutia Ngoro Mojokerto

Selain minibus tersebut, satu mobil pikap juga dilaporkan masih tertimbun. Tim SAR sempat melihat satu jasad di dalam kendaraan, namun evakuasi terpaksa dihentikan sementara pada pukul 19.00 WIB.

“Kami mempertimbangkan faktor cuaca dan kondisi tanah yang sangat labil. Dikhawatirkan terjadi longsor susulan, sehingga pencarian dan evakuasi akan dilanjutkan besok pagi,” ujar Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit P. H., yang juga bertindak sebagai SAR Mission Coordinator. (ries/yh)

Editor : Yuris. T. Hidayat