Jangan Lempar Bola ke Daerah Lain!
DPRD Surabaya Minta Wali Kota Tak Asal Tuduh Pelaku Curanmor dari Luar Kota
Surabaya,JatimUPdate.id - Anggota Komisi A DPRD Surabaya Cahyo Siswo Utomo buka suara kembali terkait ucapan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi yang menyebut maraknya kasus curanmor di kota Pahlawan bukan disebabkan warganya sendiri, melainkan pelaku dari luar kota.
Cahyo menekankan, Eri Cahyadi tidak asal melihat secara subjektif status warga yang melakukan tidak curanmor. Lebih baik fokus pada tindakan melanggar hukum atau tindak kriminalitas.
Baca Juga: KBS Resmi Jadi Perumda, Manajemen Kebun Binatang Surabaya Siap Benahi Legalitas
"Makanya yang penting itu sebenarnya tidak melihat dia dari warga mana tapi kemudian diperhatikan disini melanggar atau melakukan kejahatan atau tidak." kata Cahyo, Kamis (17/4).
Cahyo menganggap pernyataan Eri jika pelaku curanmor di kota Pahlawan berasal dari luar kota dengan mengesampingkan data statistik itu sangat fatal.
Pasalnya sebut Cahyo, bila memang terbukti pelaku curanmor itu merupakan warga luar kota Surabaya, pastinya sudah ada kajian.
Baca Juga: Apresiasi Purabaya-Kenpark Lewat Tol, Eri Irawan Dukung Kembali Pakai Bus
"Tidak perlu menyebutkan luar kota, kecuali ada data, kemudian disimpulkan. Kalau memang ada data yang melakukan pencurian warga luar Surabaya itu berarti ada suatu kajian tertentu, dan ambil tindakan rekomendasi usulan kebijakan." tuturnya.
Maka dari itu, Eri diingatkan permasalahan kriminalitas itu berkenaan dengan hukum, sehingga Cahyo mewanti-wanti agar walikota tidak sembarangan bersuara tapi mengesampingkan data dan fakta.
Baca Juga: BPJS Nonaktif Tanpa Pemberitahuan, Warga Miskin Terancam Gagal Operasi
Data tersebut, tukas Cahyo harus terkonfirmasi dengan pihak terkait, jangan asal berstatemen agar tidak menimbulkan kegaduhan dengan Pemda tetangga, seperti Bangkalan, Sidoarjo dan Gresik.
"Karena ini kriminalitas ini berkaitan dengan hukum. maka harus ada data dan fakta yang kemudian itu terkonfirmasi dari pihak terkait. Kalau ada fakta dan data bisa disimpulkan dan dipersiapkan." demikian Cahyo Siswo Utomo. (Roy)
Editor : Yuris. T. Hidayat