Pemkab Bondowoso Gelar Upacara Peringatan Hari Otda ke-29, Wakil Bupati Tekankan Pentingnya Sinergi Pusat dan Daerah
Bondowoso, JatimUPdate.id, – Pemerintah Kabupaten Bondowoso menggelar upacara peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-29 di halaman Kantor Sekretariat Pemkab Bondowoso, Jumat (25/4/2025).
Baca Juga: Disdik Bondowoso Atur Jam Belajar Ramadan 2026 Mulai 07.30 WIB
Wakil Bupati Bondowoso, As’ad Yahya Syafi’i, bertindak sebagai inspektur upacara. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN), perwakilan TNI, dan Polri. Sejumlah pejabat turut hadir, mulai dari perwakilan Forkopimda, Penjabat Sekretaris Daerah, para asisten, staf ahli, hingga kepala OPD di lingkungan Pemkab Bondowoso.
Peringatan Hari Otda tahun ini mengusung tema “Sinergi Pusat dan Daerah Membangun Nusantara Menuju Indonesia Emas 2045”. Tema tersebut menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan pembangunan yang merata, berkelanjutan, dan berkeadilan.
Dalam amanatnya, Wakil Bupati As’ad Yahya Syafi’i menyampaikan bahwa sinergitas antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci dalam menjalankan prioritas kebijakan nasional di berbagai bidang.
“Kolaborasi yang erat antara pusat dan daerah akan mempercepat pencapaian target-target pembangunan nasional. Pemerintah daerah memiliki tanggung jawab besar dalam menerjemahkan kebijakan pusat ke dalam program kerja yang sesuai dengan kebutuhan lokal,” ujarnya.
Baca Juga: Pemkab Bondowoso Gandeng JAYCA, Generasi Muda Disiapkan Jadi Agen Perubahan
Ia juga menegaskan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik serta penguatan tata kelola pemerintahan yang baik.
“Kita harus terus mendorong birokrasi yang profesional, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Otonomi daerah bukan hanya soal kewenangan, tetapi juga tentang tanggung jawab dalam melayani,” tambahnya.
Lebih lanjut, As’ad menyebutkan tiga peran strategis otonomi daerah, yakni sebagai instrumen pemerataan pembangunan, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta penguatan demokrasi lokal.
Baca Juga: Tak Sekadar Formalitas, BUMDes Wringin Didorong Jadi Motor Ekonomi Desa
“Dengan pelayanan publik yang lebih dekat, cepat, dan relevan, kita bisa meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Inilah esensi dari otonomi yang kita perjuangkan,” tuturnya.
Ia berharap, momentum peringatan Hari Otda ke-29 ini menjadi pengingat bagi seluruh elemen pemerintahan daerah untuk terus berbenah, memperkuat sinergi, dan selalu berpihak pada kepentingan rakyat.
Jika kamu ingin dilengkapi dengan dokumentasi visual atau kutipan dari tokoh lain yang hadir, tinggal kirim saja bahan tambahannya. (ries/yh)
Editor : Yuris. T. Hidayat