Senam 1000 Lansia Dukuh Pakis: Johari “Memuliakan Orang Tua, Memuliakan Rakyat”
Surabaya,JatimUPdate.id – Anggota Komisi D DPRD Surabaya dari Fraksi PKS, Johari Mustawan menghadiri kegiatan Senam 1000 Lansia Kecamatan Dukuh Pakis yang digelar di Lagoon Mall.
Ia menjelaskan perhatian terhadap kaum lansia harus menjadi fokus serius Pemkot Surabaya sebaangka harapan hidup Surabaya yang telah mencapai 76,02 tahun pada 2024, lebih tinggi dari rerata Jawa Timur maupun nasional.
Baca Juga: Temuan Kasus Perundungan, Komisi D DPRD Surabaya Evaluasi Implementasi Perlindungan Anak
“Kita perlu memastikan perhatian khusus kepada mereka yang berusia 60 tahun ke atas. Apalagi jika bicara target jangka panjang, Indonesia masih tertinggal jauh dari Singapura dan Malaysia dalam hal angka harapan hidup,” terang Bang Jo, Selasa (6/5)
Sebagai legislator yang membidangi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, konsen terhadap berbagai program lansia yang digagas Pemkot.
Maka dari itu, Johari mengapresiasi komitmen Pemkot dalam beberapa hal, antara lain:
- Pengalokasian anggaran untuk program-program yang membahagiakan lansia.
- Jaminan agar tidak ada lansia yang terlantar.
Baca Juga: Peserta JKN Dinonaktifkan DPRD Surabaya Minta Peringatan Dini dan Reaktivasi Cepat
- Dorongan kepada RT/RW agar aktif mendukung komunitas lansia di lingkungan masing-masing.
- Fokus pada kesehatan lansia secara komprehensif.
- Pembangunan ekosistem hidup yang sehat dan berkelanjutan, dengan target angka harapan hidup Surabaya mencapai 85 tahun di tahun 2045.
Baca Juga: Malik Dorong Penguatan Sosialisasi dan Mekanisme Reaktivasi BPJS PBI di Surabaya
“Termasuk kegiatan hari ini, kami sangat mengapresiasi. Selain mengajak lansia bergerak melalui senam, mereka juga mendapat akses layanan kesehatan gratis. Ini bentuk konkret dari keberpihakan terhadap orang tua,” ujar Bang Jo.
Ia memberi semangat kepada para lansia untuk tetap aktif dan produktif.
“Jangan takut tua, jangan takut lupa. Lansia di Surabaya harus terus berkontribusi. Insya Allah, usia 60 tahun hari ini masih bisa menjadi bagian dari pembangunan kota ke depan,” demikian Johari Mustawan. (*Roy)
Editor : Miftahul Rachman