Kejuaraan Daerah Tapak Suci XI di Bondowoso Resmi Dibuka, 405 Pesilat Unjuk Gigi

Reporter : -
Kejuaraan Daerah Tapak Suci XI di Bondowoso Resmi Dibuka, 405 Pesilat Unjuk Gigi
Kejuaraan Daerah (Kejurda) Tapak Suci XI di Bondowoso resmi dibuka Selasa (20/5/2025) malam di GOR Pelita. Sebanyak 405 pesilat dari 36 cabang di seluruh Kabupaten Bondowoso ikut tampil.

 

Bondowoso, JatimUPdate.id, – Kejuaraan Daerah (Kejurda) Tapak Suci XI di Bondowoso resmi dibuka Selasa (20/5/2025) malam di GOR Pelita.

Baca Juga: BREAKINGNEWS: Jembatan Sukowiryo di Jalan Mastrip Bondowoso Ambrol Satu Sisi, Akses Dibatasi Ketat

Sebanyak 405 pesilat dari 36 cabang di seluruh Kabupaten Bondowoso ikut ambil bagian dalam ajang bergengsi ini.

Para peserta datang dari berbagai jenjang usia dan pendidikan, mulai dari TK, SD, SMP, SMA, hingga mahasiswa dan dewasa. Mereka akan bertanding dalam kategori seni tunggal, ganda, dan laga selama tiga hari, 20–22 Mei 2025.

Acara pembukaan dihadiri Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Bondowoso yang diwakili Suradi Ilham, bidang Pembinaan Ortom dan Pemberdayaan Masyarakat.

Hadir pula Ketua IPSI Bondowoso, Sunargi, serta para ketua perguruan yang tergabung dalam IPSI Bondowoso.

Dalam sambutannya, Ilham mengapresiasi terselenggaranya kejuaraan dan berharap semua berjalan lancar sesuai harapan.

“Tapak Suci Bondowoso saat ini memiliki 36 cabang dengan sekitar 3.000 anggota. Potensi ini harus dimaksimalkan untuk mencetak kader militan yang siap membesarkan organisasi,” ujar Ilham.

Baca Juga: Retribusi Administrasi Dihapus, Raperda Pajak Baru di Bondowoso Permudah Layanan Publik

Dia pun menegaskan, dalam latihan jangan ada perpeloncoan. "Tapak Suci harus membawa manfaat bagi masyarakat.” tegasnya.

Sementara itu, Ketua IPSI Bondowoso, Sunargi, menyampaikan apresiasi terhadap Kejurda Tapak Suci tahun ini. Ia berharap kejuaraan ini mampu melahirkan bibit atlet unggulan yang menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas dan pencak silat.

“Ke depan, kami berharap jumlah peserta terus bertambah agar kejuaraan ini semakin kompetitif dan berdampak baik, tidak hanya dari sisi kuantitas, tapi juga kualitas,” ujarnya.

Ia juga berpesan agar seluruh perguruan silat di Bondowoso terus mengembangkan pencak silat dan menjunjung sikap saling menghargai. “Mari kita ciptakan suasana silat yang damai di Bondowoso,” pesannya.

Baca Juga: Bupati Bondowoso Resmi Buka Festival Ramadhan 2026, Dorong Ekonomi Rakyat dan Pelestarian Budaya

Sekretaris Tapak Suci Daerah Bondowoso, Roni, menyebut Kejurda ini sebagai ruang pembelajaran dan ajang unjuk prestasi bagi seluruh anggota.

“Ini proses untuk berkembang, berprestasi, dan membawa nama baik perguruan ke tingkat yang lebih tinggi,” ujarnya.

Kejurda Tapak Suci XI ini menjadi bukti semangat para pesilat Bondowoso dalam mengembangkan pencak silat sebagai olahraga dan seni bela diri yang membanggakan daerah.

Ajang ini diharapkan bisa melahirkan atlet unggulan yang siap bersaing di tingkat provinsi maupun nasional. (ries/yh)

Editor : Yuris. T. Hidayat