Jam Malam Anak DPRD Minta Libatkan Elemen Masyarakat

Reporter : -
Jam Malam Anak DPRD Minta Libatkan Elemen Masyarakat

Surabaya,JatimUPdate.id – Anggota Komisi D DPRD Surabaya Abdul Ghoni Mukhlas Ni'am mengatakan, kebijakan pembatasan jam malam bagi anak-anak yang tengah digagas Pemerintah Kota Surabaya harus melibatkan seluruh elemen masyarakat 

Abdul Ghoni menilai, langkah ini sangat relevan dan penting untuk melindungi anak-anak dari potensi tindakan negatif di luar rumah, seperti tawuran, penyalahgunaan narkoba, hingga pergaulan bebas.

Baca Juga: BPJS Nonaktif Tanpa Pemberitahuan, Warga Miskin Terancam Gagal Operasi

Menurut Ghoni, pembatasan jam malam bukan semata membatasi ruang gerak anak, melainkan bagian dari upaya membentuk lingkungan sosial yang aman dan kondusif bagi tumbuh kembang mereka.

“Dari aspek sosial, kita melihat adanya degradasi perilaku remaja akibat kurangnya kontrol lingkungan dan keluarga. Jam malam ini adalah bentuk ikhtiar bersama agar anak-anak tidak terjerumus ke dalam aktivitas yang merugikan,” kata Ghoni saat dikonfirmasi, Sabtu (21/6).

Dari sisi pendidikan, Ghoni menilai kebijakan tersebut dapat menjadi momentum mengembalikan fokus anak pada tugas-tugas sekolah. 

Ia menyebut banyaknya kasus pelanggaran yang terjadi di malam hari menunjukkan pentingnya pembatasan aktivitas di luar rumah.

“Kalau anak-anak pulang dan istirahat tepat waktu, mereka bisa lebih siap menghadapi kegiatan belajar keesokan harinya. Jadi tidak hanya berdampak sosial, tapi juga berkontribusi terhadap kualitas pendidikan mereka,” ujarnya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Soroti Dinamika Normalisasi Sungai Kalianak Tahap II

Ia juga menyoroti pentingnya keterlibatan orang tua dalam pengawasan anak. 

Menurutnya, surat edaran yang akan diterbitkan Pemkot Surabaya akan efektif bila disertai dengan peran aktif keluarga dan lingkungan.

“Kita tidak bisa hanya mengandalkan aparat. Ini butuh kolaborasi warga, terutama orang tua. Kalau anak belum pulang jam 10 malam, orang tua harus turun tangan. Jangan dibiarkan,” tegas politisi dari Fraksi PDI Perjuangan itu.

Baca Juga: CEO JatimUPdate Ucapkan HUT ke-36 Abdul Malik, Titip Pesan Ingat K’Tut Tantri

Ghoni pun menilai langkah Wali Kota Eri Cahyadi yang melibatkan masyarakat dalam perumusan kebijakan tersebut sebagai pendekatan yang tepat. 

Ia berharap surat edaran nanti dapat menjadi pedoman bagi seluruh RW untuk memperkuat pengawasan lingkungan.

“Kalau ini berhasil, maka yang kita jaga bukan cuma ketertiban malam, tapi juga masa depan generasi muda Kota Surabaya,” demikian Abdul Ghoni Mukhlas Ni'am. (Roy)

Editor : Miftahul Rachman