Gus Ipul dan Agus Jabo Kunjungi Sekolah Rakyat di Brondong Lamongan

Reporter : -
Gus Ipul dan Agus Jabo Kunjungi Sekolah Rakyat di Brondong Lamongan
Bupati dan Wakil Bupati Lamongan mendampingi Menteri Sosial Saifullah Yusuf dan Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono yang melakukan kunjungan ke Sekolah Rakyat Menengah Atas (SR MA) 25 Brondong, Selasa (05/08/2025).

 

Brondong, Lamongan, JatimUPdate.id : Bupati dan Wakil Bupati Lamongan mendampingi Menteri Sosial Saifullah Yusuf dan Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono yang melakukan kunjungan ke Sekolah Rakyat Menengah Atas (SR MA) 25 Brondong, Selasa (05/08/2025) di SR MA 25 Brondong (saat ini masih satu lokasi dengan SMK Maritim Brondong).

Baca Juga: Bupati Lamongan Resmikan Jalan Plembon–Made, Didorong Jadi Jalan Protokol Penopang Ekonomi

Pada kunjungannya ke SR MA 25 Brondong, Bupati yang akrab disapa Pak Yes menyampaikan bahwa hadirnya Sekolah Rakyat di Kecamatan Brondong menjadi upaya pemerintah dalam memutus rantai kemiskinan.

Sehingga tidak ada lagi anak yang tidak mengenyam bangku pendidikan dengan alasan keterbatasan biaya.

"Sekolah Rakyat adalah bentuk hadirnya pemerintah dalam memberikan pelayanan pendidikan bagi masyarakat yang kurang mampu. Saat ini angka kemiskinan Lamongan 12,16 persen dari 12,42 di tahun 2023," ujar Pak Yes.

Selanjutnya, Pak Yes menjelaskan bahwa selain ditujukan untuk mengentas kemiskinan. SR MA 25 Brondong juga bermaksud untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Sehingga dalam rangka menyambut Indonesia Emas 2045, sumber daya manusia dari Lamongan tangguh dan berdaya saing.

Pada saat yang sama, Bupati Lamongan juga melaporkan bahwa bantuan sosial dari pemerintah pusat telah tersampaikan dengan baik, seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), dan lainnya.

Baca Juga: Wamen Viva Yoga Sampaikan Pesan Presiden Prabowo Agar Kita Menjadi Bangsa yang Cerdas dan Unggul

Begitupun dengan bantuan sosial dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur, diantaranya Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas (ASPD), Program Keluarga Harapan (PKH) Plus, dan lainnya. Pemerintah Kabupaten Lamongan juga memberikan bantuan sosial melalui program Yakin Semua Sejahtera yang menyasar guru ngaji, takmir masjid, imam musala, modin, dan pengasuh pesantren, serta yang lainnya.

Hadir dan berdialog langsung bersama 75 siswa SR MA 25 Brondong beserta wali murid, Mensos Saifullah Yusuf menegaskan bahwa SR memiliki kualitas serta fasilitas unggulan.

Sebelumnya, SR sudah berjalan sejak 14 Juli yang lalu dan sudah memberikan cek kesehatan gratis (CKG) untuk mendeteksi dini penyakit siswa, Makan Bergizi Gratis, talent mapping yang berguna untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mengelola potensi sumber daya manusia dalam suatu organisasi atau individu.

Para peserta didik juga mendapatkan seragam sekolah, peralatan sekolah, fasilitas asrama, bahkan setelah ini satu siswa akan mendapatkan satu laptop untuk mendukung kegiatan belajar.

Baca Juga: Wamentrans Viva Yoga Dorong Kawasan Transmigrasi Jadi Pusat Hilirisasi Industri

"SR ini memiliki kualitas dan fasilitas yang unggulan, karena memang bertujuan untuk menolong keluarga yang tidak mampu agar lanjut sekolah atau membantu yang membutuhkan, menjangkau yang belum dijangkau, serta memungkinkan yang tidak mungkin," tegas Menteri Sosial Republik Indonesia.

Lebih lanjut, Mensos Saifullah Yusuf menjelaskan sistem SR tidak berpatok pada usia. Tetapi, memberikan fasilitas sekolah kepada anak yang kurang mampu (sesuai dengan data yang telah ditetapkan).

"Jadi tidak harus umur 15 masuk SR MA, misalnya ada yang umurnya 17 tahun baru masuk SR MA itu tidak apa apa. Karena programnya baru berjalan sekarang," tambah Mensos Saifullah Yusuf.

Laporan dari Kepala SR MA 25 Brondong Anis Al Aminatuf Wardian Sari, mengatakan bahwa memang ada siswa yang masuk dalam keadaan belum bisa membaca, tidak memiliki orang tua, dan lainnya. Sehingga keberadaan SR sangat membantu pendidikan masyarakat tidak mampu. (wb/yh)

Editor : Yuris. T. Hidayat