Bupati Hamid Wahid Tegaskan Bondowoso Siap Jadi Kabupaten Ramah Anak

Reporter : -
Bupati Hamid Wahid Tegaskan Bondowoso Siap Jadi Kabupaten Ramah Anak
Bupati Bondowoso di Puncak Peringatan Hari Anak Nasional Bondowoso.

 

Bondowoso, JatimUPdate.id – Kabupaten Bondowoso semakin mantap menuju predikat daerah ramah anak. Setelah meraih Kabupaten Layak Anak kategori Nindya, Bupati H. Abdul Hamid Wahid menegaskan komitmennya menjadikan Bondowoso tempat terbaik bagi generasi penerus.

Baca Juga: BREAKINGNEWS: Jembatan Sukowiryo di Jalan Mastrip Bondowoso Ambrol Satu Sisi, Akses Dibatasi Ketat

Pernyataan itu disampaikan Bupati Hamid dalam puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2025 di Pendopo RBA Ki Ronggo, Senin (11/8/2025), yang dihadiri Wakil Bupati As’ad Yahya Syafi’i, jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, hingga ratusan anak berprestasi.

“Perlindungan anak bukan sekadar program, melainkan investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa. Kita ingin Bondowoso menjadi tempat terbaik bagi anak-anak untuk tumbuh, belajar, dan bermimpi,” ujarnya penuh semangat.

Apresiasi Anak Berprestasi dan Mitra Peduli

Dalam momen tersebut, Bupati Hamid menyerahkan e-sertifikat kepada 541 anak berprestasi di bidang akademik maupun non-akademik.

Penghargaan “Mitra Peduli Anak” juga diberikan kepada institusi yang berkontribusi besar dalam perlindungan anak, di antaranya Kapolres Bondowoso, Dandim 0822, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Agama, Kemenag Bondowoso, Satreskrim dan Kanit PPA Polres, serta komunitas Tanoker Ledokombo.

Baca Juga: Retribusi Administrasi Dihapus, Raperda Pajak Baru di Bondowoso Permudah Layanan Publik

Layanan Dasar dan Inovasi Perlindungan Anak

Pemkab Bondowoso juga menghadirkan layanan publik untuk anak dan keluarga, mulai dari administrasi kependudukan (akta kelahiran & KIA), layanan kesehatan dasar, hingga perpustakaan keliling untuk mendorong literasi.

Berkat kolaborasi lintas sektor, Bondowoso meraih predikat Kabupaten Layak Anak kategori Nindya. Capaian ini diperkuat peluncuran inovasi SEMARAK (Strategi Mencegah Perkawinan Anak) dan SI PEKA PAK (Sistem Pelaporan Kekerasan pada Anak).

“Peluncuran SEMARAK dan SI PEKA PAK adalah bukti komitmen kita mencegah perkawinan anak dan memastikan respon cepat terhadap kasus kekerasan,” tegas Bupati Hamid.

Baca Juga: Bupati Bondowoso Resmi Buka Festival Ramadhan 2026, Dorong Ekonomi Rakyat dan Pelestarian Budaya

Bondowoso Rumah Bagi Masa Depan

Bupati Hamid menutup sambutannya dengan ajakan kepada seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi.

“Bondowoso adalah rumah bagi masa depan. Dan anak-anak adalah pilar utama rumah itu. Mari jaga mereka bersama-sama,” pungkasnya. (ries/mmt)

Editor : Miftahul Rachman