Pemberdayaan Masyarakat di Lamongan Berhasil Mengubah Ikan Menjadi Produk Kerupuk Berdaya Saing
Lamongan, JatimUPdate.id – Pembukaan Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) yang didanai oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi telah sukses dilaksanakan pada Rabu, (13/08/2025), di Desa Konang, Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan.
Baca Juga: Cahyo Soroti Pengangguran Muda, Dorong UMKM Jadi Alternatif Kerja
Kegiatan bertajuk "Penguatan SDM Kelompok Masyarakat Pertiwi Sukses Bersama melalui Hilirisasi Produk Perikanan Berbasis Teknologi Produksi Kerupuk untuk Mendukung Ekonomi Biru" ini akan berlangsung hingga Oktober 2025.
Program ini bertujuan meningkatkan nilai tambah produk perikanan, khususnya ikan bandeng dan nila, yang melimpah saat panen namun sering mengalami penurunan harga drastis.
Pokmas Pertiwi Sukses Bersama menjadi mitra utama dalam program ini. Anggota kelompok yang sebagian besar adalah istri pembudidaya ikan mendapatkan serangkaian pelatihan komprehensif.
Pelatihan mencakup peningkatan keterampilan produksi kerupuk ikan yang higienis dan efisien, serta pengenalan peralatan modern seperti mesin pengaduk adonan otomatis, mesin peniris minyak, dan mesin pengemas produk.
Selain keterampilan produksi, para anggota kelompok juga dibekali pengetahuan terkait legalitas usaha.
Lebih jauh kelompok bersama itu mendapatkan pelatihan materi Sistem Pengawasan Produk Industri Rumah Tangga (SPP-IRT) dan halal self declare, yang menjadi kunci dalam pengurusan izin Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) dan sertifikasi halal.
Program ini tidak hanya berfokus pada produksi, tetapi juga pada strategi pemasaran yang efektif.
Baca Juga: Baksos, Pembagian Bibit Pohon, Khitan Massal dan Pelayanan Publik Warnai HPN oleh PWI Lamongan
Para anggota dilatih menciptakan merek dagang, mendesain kemasan yang menarik, serta memanfaatkan media sosial dan marketplace untuk memasarkan produk secara digital.
Abdul Aziz Jaziri, S.Pi., M.Sc., selaku Ketua Program Pemberdayaan Masyarakat ini, menyampaikan apresiasinya.
"Kami sangat bangga melihat antusiasme dan kemajuan yang dicapai oleh Pokmas Pertiwi Sukses Bersama. Melalui program ini, kami tidak hanya mentransfer pengetahuan dan teknologi, tetapi juga membangun kemandirian dan semangat kewirausahaan di kalangan masyarakat. Ini adalah langkah nyata dalam mendukung ekonomi biru dan meningkatkan kesejahteraan warga Desa Konang secara berkelanjutan," ujarnya.
Zumrotun Nisa, salah satu anggota Pokmas Pertiwi Sukses Bersama, juga mengungkapkan rasa syukurnya.
Baca Juga: Mahasiswa UNITRI Dorong Digitalisasi UMKM Talas Alam
"Dulu kalau panen melimpah, harga ikan anjlok dan kami bingung mau diapakan. Sekarang, berkat pelatihan ini, ikan bisa kami olah jadi kerupuk yang enak dan bernilai jual tinggi. Pendapatan keluarga jadi lebih stabil. Kami juga diajari cara mengurus izin dan berjualan online," tuturnya.
Keberhasilan program PKM ini menunjukkan bahwa sinergi antara akademisi dan masyarakat dapat menciptakan solusi ekonomi yang inovatif dan berkelanjutan.
Dengan memanfaatkan potensi lokal, seperti melimpahnya hasil perikanan, serta membekali masyarakat dengan pengetahuan dan teknologi modern, program ini mampu meningkatkan pendapatan sekaligus memicu semangat wirausaha.
Diharapkan, keberhasilan Pokmas Pertiwi Sukses Bersama dapat menjadi inspirasi bagi kelompok masyarakat lain untuk terus berinovasi dan memperkuat ekonomi lokal, menjadikan Desa Konang sebagai contoh nyata penerapan konsep “Ekonomi Biru” di tingkat desa. (ken/mmt)
Editor : Miftahul Rachman