Aroma Kopi dan Riuh Alun-Alun: Bondowoso Rayakan Festival Kopi dan Tembakau 2025

Reporter : -
Aroma Kopi dan Riuh Alun-Alun: Bondowoso Rayakan Festival Kopi dan Tembakau 2025
Suasana stan kopi dan produk UMKM yang dipadati pengunjung pada Festival Kopi Nusantara dan Tembakau ke-8 di Alun-Alun Raden Bagus Asra, Bondowoso, Sabtu (6/9/2025) malam.

 

Bondowoso, JatimUPdate.id, – Aroma kopi yang menyeruak berpadu dengan riuhnya ribuan warga yang memadati di Alun-Alun Raden Bagus Assra.

Baca Juga: BREAKINGNEWS: Jembatan Sukowiryo di Jalan Mastrip Bondowoso Ambrol Satu Sisi, Akses Dibatasi Ketat

Selama tiga hari, 4–6 September 2025, alun-alun tak pernah sepi dari pengunjung yang ingin merasakan langsung kemeriahan Festival Kopi Nusantara dan Tembakau ke-8.

Deretan stan kopi, tembakau, hingga produk UMKM lokal menjadi magnet utama. Warga dari berbagai penjuru Bondowoso bahkan luar daerah berbondong-bondong datang.

Ada yang sibuk mencicipi seduhan kopi hangat, ada pula yang antusias membeli produk tembakau khas, sementara anak-anak tampak riang menikmati suasana pesta rakyat ini.

Di sudut lain, aroma kopi kian kuat ketika seorang barista lihai meracik minuman dengan metode manual brewing.

Baca Juga: Retribusi Administrasi Dihapus, Raperda Pajak Baru di Bondowoso Permudah Layanan Publik

Tepuk tangan penonton pecah saat kompetisi barista memasuki babak penentuan. Tak ketinggalan, musik panggung membuat suasana festival kian hidup.

“Festival ini sangat bermanfaat. Selain jadi hiburan keluarga, kami juga bisa mengenal kopi dan tembakau Bondowoso yang kualitasnya memang luar biasa,” ujar Dimas, salah satu pengunjung, sembari menenteng beberapa bungkus kopi lokal.

Dalam penutupan festival, Sabtu (6/9/2025) malam, Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid menyampaikan bahwa kopi dan tembakau bukan sekadar komoditas.

Baca Juga: Bupati Bondowoso Resmi Buka Festival Ramadhan 2026, Dorong Ekonomi Rakyat dan Pelestarian Budaya

“Kopi dan tembakau adalah identitas, budaya, sekaligus kekuatan ekonomi Bondowoso. Kita ingin keduanya menjadi ikon yang mengangkat martabat daerah di mata dunia,” tegasnya.

Festival Kopi Nusantara dan Tembakau ke-8 pun berakhir dengan meriah. Namun jejaknya masih terasa: sebuah optimisme bahwa kopi dan tembakau Bondowoso mampu menembus pasar nasional bahkan internasional. (ries/mmt)

Editor : Miftahul Rachman