Pemkab Tuban Gelar FGD, Upaya Penurunan Kemiskinan
Tuban, JatimUPdate.id – Pemerintah Kabupaten Tuban melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos P3A serta PMD) menggelar Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka percepatan penurunan kemiskinan. Kegiatan ini berlangsung di aula Dinsos P3A serta PMD, Senin (20/10/25).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Tuban, perwakilan Dinsos Provinsi Jawa Timur Bidang Linjamsos, Bakorwil II Bojonegoro, Disnakerin, Diskopumdag Tuban, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.
Baca Juga: PWI Tuban Cetak 125 Duta Literasi Tingkat Pelajar SMP
Wakil Bupati Tuban, Joko Sarwono, dalam arahannya menyampaikan bahwa FGD ini menjadi wadah komunikasi dan koordinasi lintas sektor untuk mempercepat penurunan angka kemiskinan, terutama kemiskinan ekstrem di Kabupaten Tuban.
“FGD ini merupakan forum bersama untuk menyinergikan berbagai program dan kegiatan intervensi kemiskinan di Kabupaten Tuban,” tutur Wabup yang juga pernah menjabat Kadinsos P3A serta PMD tersebut.
Menurutnya, sinkronisasi program antara pemerintah kabupaten, provinsi, dan Bakorwil II Bojonegoro sangat penting agar upaya pengentasan kemiskinan berjalan lebih efektif dan terarah.
“Kegiatan ini harus rutin dan tajam, tidak hanya sebatas diskusi. Hasil FGD harus langsung diaplikasikan dalam program dan kegiatan di masing-masing OPD, Bakorwil, dan Pemprov,” tegas Joko.
Baca Juga: Dukung Peningkatan Literasi Pelajar, PWI Tuban Gelar Duta Literasi
Lebih lanjut, Wabup menjelaskan tiga fokus utama intervensi yang akan dilakukan, yakni:
• Validasi data DTKS agar lebih autentik dan akurat.
• Penguatan program peningkatan pendapatan masyarakat.
• Penyediaan program yang mampu menurunkan beban ekonomi masyarakat.
“Tiga hal inilah yang akan menjadi fokus intervensi di kantong-kantong kemiskinan Kabupaten Tuban,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinsos P3A serta PMD Tuban, Sugeng Purnomo, menambahkan pentingnya sinergi dan kolaborasi antarinstansi dalam pelaksanaan program pengentasan kemiskinan.
Baca Juga: GenRe Jadi Strategi Tekan Stunting Sejak Remaja, Pemkab Bondowoso Perkuat Pembinaan Generasi Muda
“Proses penurunan angka kemiskinan tidak bisa berjalan sendiri. Kita harus berkolaborasi agar program antar OPD dan antarlevel pemerintahan bisa saling melengkapi dan memperkuat,” jelas Sugeng.
Ia menuturkan, Dinsos P3A serta PMD Tuban terus menyalurkan berbagai bentuk bantuan sosial, seperti BLT, bantuan nontunai, dana DBHCHT, hingga bantuan bagi penyandang disabilitas.
“Semua bantuan tersebut difokuskan untuk masyarakat yang benar-benar miskin, agar penanganan kemiskinan bisa tepat sasaran dan berdampak nyata,” pungkasnya. (rilis/wb/yh)
Editor : Yuris. T. Hidayat