HKN 2025, Pemkab Sidoarjo Gelar Cek Kesehatan Gratis Serentak
Sidoarjo, JatimUPdate.id - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) 2025 dengan cara yang berbeda. Tak ada upacara ataupun acara seremonial seperti tahun-tahun sebelumnya.
Baca Juga: Jalan Embong Kali Krian Sidoarjo Rusak dan Berlubang
Sebagai gantinya, Pemkab Sidoarjo menggelar aksi nyata berupa Cek Kesehatan Gratis (CKG) serentak di seluruh puskesmas, Rabu (12/11/2025).
Kegiatan ini menyasar sekitar 5.000 warga dari berbagai wilayah di Kabupaten Sidoarjo. Pemeriksaan dilakukan di 31 puskesmas dan juga di Pendopo Delta Wibawa, dengan melibatkan tenaga kesehatan dari rumah sakit umum daerah, rumah sakit swasta, hingga organisasi profesi kesehatan.
Plt Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Sidoarjo, Mohammad Ainur Rahman, mengatakan, langkah ini merupakan bentuk perubahan pendekatan dalam memperingati HKN. Pemerintah daerah memilih kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Kami mengurangi hal-hal yang bersifat seremonial dan lebih fokus pada kegiatan yang bisa langsung dirasakan masyarakat,” ujar Ainur Rahman.
Baca Juga: Pemkab Sidoarjo Siapkan Gerakan Pangan Murah, Tekan Kenaikan Harga Jelang Ramadan
Menurutnya, kegiatan CKG menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan masyarakat yang lebih sehat.
“Mulai dari swasta, akademisi, hingga tenaga kesehatan, semua punya tanggung jawab bersama dalam menjaga kesehatan masyarakat,” tambahnya.
Melalui program pemeriksaan kesehatan gratis ini, masyarakat diharapkan lebih sadar akan pentingnya memantau kondisi kesehatannya secara rutin, terutama untuk mendeteksi penyakit sejak dini.
Baca Juga: Pemkab Sidoarjo Renovasi 400 Warung Rakyat pada 2026, Anggaran Naik Jadi Rp10 Juta per Unit
Sementara itu, Ketua Panitia HKN Kabupaten Sidoarjo, dr. Djoko Setijono, menjelaskan bahwa setiap puskesmas menargetkan sekitar 150 peserta, dengan total 4.650 warga yang ikut berpartisipasi. Selain itu, pemeriksaan juga dilakukan untuk anak usia sekolah di pendopo dengan peserta sekitar 300 siswa.
“Pelaksanaan CKG ini melibatkan tenaga medis dari berbagai fasilitas kesehatan. Kami berharap kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kesadaran masyarakat, tetapi juga menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah dalam merancang program kesehatan ke depan,” terang Djoko.(ih/yh)
Editor : Yuris. T. Hidayat