Jalan Rusak di Bluru Kidul Dikeluhkan Warga, Bakal Dibeton Awal 2026

avatar Imam Hambali
  • URL berhasil dicopy
Bupati Sidoarjo Subandi turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) di lokasi jalan rusak Bluru dan memastikan bahwa perbaikan permanen berupa betonisasi telah dijadwalkan usai Lebaran 2026 dengan panjang sekitar 1,6 kilometer.
Bupati Sidoarjo Subandi turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) di lokasi jalan rusak Bluru dan memastikan bahwa perbaikan permanen berupa betonisasi telah dijadwalkan usai Lebaran 2026 dengan panjang sekitar 1,6 kilometer.

 

Sidoarjo, JatimUPdate.id - Kerusakan parah pada jalan utama di kawasan Bluru Kidul dikeluhkan warga pengguna jalan.

Kondisi berlubang dan bergelombang akibat intensitas hujan serta padatnya arus kendaraan membuat jalur tersebut rawan kecelakaan.

Menyikapi hal itu, Bupati Sidoarjo Subandi turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan memastikan bahwa perbaikan permanen berupa betonisasi telah dijadwalkan usai Lebaran 2026 dengan panjang sekitar 1,6 kilometer.

“Alhamdulillah, nanti pada tahun 2026, habis lebaran kita betonisasi. Kurang lebih 1,6 kilo,” ujar Subandi, Sabtu (22/11/2025).

Subandi meminta warga turut menjaga kondisi lingkungan, terutama saluran air. Ia menekankan pentingnya kerja bakti demi mengurangi potensi banjir yang dapat memperparah kerusakan jalan.

“Jadi tadi kita mohon kepada warga, jalan ini rusak. Sebelum kita perawatan, minimal warga ada kerja bakti bersihkan saluran air dulu di kanan-kirinya. Agar meminimalisir terjadinya banjir,” jelasnya.

Menurut Subandi, jika saluran dibiarkan tersumbat, kondisi jalan akan semakin buruk juga setiap kali hujan turun. “Nanti kalau kita biarkan saja, kasihan orang-orang. Ini kan jalur padat lalu lintasnya,” lanjut Subandi.

Ia juga meminta peran aktif para ketua RT, RW, dan kepala desa untuk menggerakkan warganya membersihkan lingkungan. Kegiatan ini dinilai menjadi langkah awal sebelum pengerjaan betonisasi dimulai.

“Harapan kita seperti itu ya, berarti nanti minta kesadaran RT/RW sama Kepala Desa mengadakan kerja bakti dulu. Biarkan nanti kalau hujan tidak sampai memperparah keadaan jalan,” pungkasnya. (ih/yh).