Eri Dukung Insentif Pelapor Pencurian Kabel, Tapi Ingatkan Pemkot Soal Pencegahan Sistemik
Surabaya,JatimUPdate.id - Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Eri Irawan, menganggap janji Pemkot yang akan memberikan imbalan bagi warga yang melaporkan tindak pencurian kabel PJU merupakan sinergitas pemerintah dan masyarakat.
"Langkah Pemkot Surabaya memberikan insentif bagi warga yang berpartisipasi melaporkan tindak pencurian kabel PJU adalah bentuk kolaborasi antara pemerintah dan warga yang relevan dengan kondisi kota besar seperti Surabaya." kata Eri, melalui pesan WhatsApp, kepada jatimupdate, Senin (1/12).
Baca Juga: BPJS Nonaktif Tanpa Pemberitahuan, Warga Miskin Terancam Gagal Operasi
Dari sudut pandangnya langkah ini sangat efektif untuk mendeteksi tindak pencurian kabel sejak dini.
Pasalnya sebut Eri tindak kejahatan itu akan merugikan negara, dan berpotensi meningkatkan risiko kriminalitas dan kecelakaan.
"Kebijakan tersebut penting untuk dilihat tidak dalam konteks keamanan semata, tetapi juga upaya membangun kesadaran bersama bahwa infrastruktur publik itu milik bersama. Bukan hanya PJU, tapi juga semuanya. Saluran air, misalnya, kita jaga bersama dengan tidak membuang sampah sembarangan." beber Eri.
Kendati begitu legislator muda PDI Perjuangan, itu menekankan harus ada langkah kongkret dari Pemkot untuk mendukung kebijakan tersebut.
Misalnya pemasangan CCTV di kawasan rawan, memperkuat koordinasi dengan Dishub, Satpol PP hingga aparat penegak hukum.
Sehingga tambah Eri hadiah bagi pelapor hanya sebagai pelengkap, bukan pengganti kebijakan yang lebih struktural dan sistemik.
Baca Juga: DPRD Surabaya Soroti Dinamika Normalisasi Sungai Kalianak Tahap II
"Saya memandang ada beberapa hal yang perlu dilakukan Pemkot untuk mengiringi kebijakan tersebut. Pertama, langkah tersebut harus diikuti pencegahan struktural seperti pemasangan sensor keamanan, pemasangan CCTV area rawan," jelas Eri
"Kemudian koordinasi intensif antara Dishub, Satpol PP, kepolisian serta masyarakat sebagai prioritas langkah kebijakan. Hadiah bagi pelapor hanyalah pelengkap, bukan pengganti kebijakan yang lebih struktural dan sistemik." terang Eri.
Selain itu, Eri juga mendukung Pemkot membikin strategi yang lebih modern untuk mendeteksi tindak pencurian kabel PJU
Sebab pencurian kabel PJU tidak hanya soal kriminalitas jalanan, tapi seringkali terkait jejaring penadah dan celah pengawasan teknis.
Baca Juga: CEO JatimUPdate Ucapkan HUT ke-36 Abdul Malik, Titip Pesan Ingat K’Tut Tantri
"Kami mendukung Pemkot untuk mendesain strategi besar pengamanan infrastruktur kota yang lebih baik. Pencurian kabel PJU tidak hanya soal kriminalitas jalanan, tapi seringkali terkait jejaring penadah dan celah pengawasan teknis." terang Eri.
Eri mendorong Pemkot Surabaya dapat meningkatkan patroli, pemeliharaan, dan investasi terkait teknologi keamanan.
Eri meyakini cara ini tidak hanya menjaga keamanan infrastruktur publik. Namun juga melindungi aset lain seperti fasilitas, drainase, fasilitas taman, dan sebagainya.
"Pemkot Surabaya perlu meningkatkan kualitas patroli, pemeliharaan, dan investasi terkait teknologi keamanan kota. Ini penting untuk menjaga infrastruktur publik, bukan hanya soal PJU, tapi juga aset-aset lainnya seperti fasilitas drainase, fasilitas taman, dan sebagainya." demikian Eri Irawan. (RoY)
Editor : Yuris. T. Hidayat