FORHATI Bondowoso Edukasi HIV/AIDS dan Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Bondowoso, JatimUPdate.id, – Forum Alumni Kohati (FORHATI) Daerah Bondowoso menggelar talk show edukasi HIV/AIDS dalam rangka memperingati Hari AIDS Sedunia 2025.
Kegiatan bertema “Awas! Bukan Sekedar Cinta, Kenali Risiko, Jaga Kesehatan Reproduksi” itu berlangsung di Aula Kantor Desa Pejaten, Minggu (30/11), dan dihadiri 40 peserta dari berbagai kalangan.
Selain talk show, panitia juga membuka layanan konsultasi kesehatan dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi peserta maupun warga sekitar.
Pengurus FORHATI Bondowoso, Nasifah, dalam sambutannya menegaskan pentingnya edukasi untuk menekan stigma sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap HIV/AIDS.
“Edukasi adalah kunci untuk mencegah penularan dan membangun lingkungan yang lebih sehat,” ujar Nasifah.
Acara menghadirkan dua narasumber, yakni tenaga kesehatan Bdn. Dwi Dharmayanti, S.Tr.Keb, serta akademisi Ns. Hamidah Retno Wardani, M.Ked.Trop. Mereka membahas cara penularan HIV, faktor risiko, pentingnya pemeriksaan dini (VCT), serta langkah menjaga kesehatan reproduksi.
Sesi diskusi berlangsung interaktif. Peserta aktif bertanya mengenai penyebaran HIV, cara mengetahui status kesehatan, hingga bagaimana memberikan dukungan yang tepat bagi ODHA.
“Penanganan HIV/AIDS bukan hanya soal medis, tapi juga soal kemanusiaan. Dukungan sosial sangat menentukan kualitas hidup mereka,” terang salah satu narasumber.
Sekretaris Umum FORHATI Bondowoso, Wike Wijayanti, turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung acara mulai dari pemerintah desa, narasumber, tenaga kesehatan, hingga seluruh peserta.
“Kami berterima kasih kepada Pemerintah Desa Pejaten, para narasumber, dan semua pihak yang turut membantu. Dukungan seperti ini sangat berarti bagi FORHATI untuk terus menggerakkan edukasi dan layanan kesehatan bagi masyarakat,” ungkapnya.
Ia berharap kolaborasi semacam ini dapat terus diperkuat agar program-program pemberdayaan perempuan serta edukasi kesehatan dapat terlaksana secara berkelanjutan.
FORHATI Bondowoso menutup kegiatan dengan komitmen melanjutkan edukasi kesehatan secara rutin, terutama bagi remaja dan perempuan. Peserta juga mendapatkan materi pencegahan HIV/AIDS dan kesehatan reproduksi sebagai bentuk keberlanjutan edukasi.
Melalui kegiatan ini, FORHATI berharap masyarakat semakin waspada, terbuka, dan berani melakukan pemeriksaan kesehatan untuk memutus rantai penularan HIV/AIDS. (ries/yh)
Editor : Yuris. T. Hidayat