Soal Reward Pencurian Kabel PJU, Baktiono: Itu Mungkin Pakai Duit Pribadi
Surabaya,JatimUPdate.id - Legislator Senior PDIP Surabaya, Baktiono mengatakan reward atau bonus bagi warga yang melaporkan aksi pencurian kabel penerangan jalan umum (PJU) merupakan program yang positif.
Kendati begitu, ia mempertanyakan reward itu akan dikucurkan dari duit pribadi pejabat organisasi perangkat daerah (OPD) atau APBD?
Baca Juga: Apresiasi Purabaya-Kenpark Lewat Tol, Eri Irawan Dukung Kembali Pakai Bus
"Program OPD yang mana? Kalau masuk di OPD salah satu itu pasti ada anggaran untuk memberikan reward atau hadiah, tidak mungkin niat baik itu hadiahnya dari pribadi pejabat Pemkot itu masing-masing." kata Baktiono, Jum'at (5/12).
Baktiono menegaskan, seyogianya reward itu progresnya disetujui bersama saat pembahasan RAPBD kota Surabaya.
Sayangnya sebut anggota Komisi B DPRD Surabaya itu, sepanjang pembahasan tidak pernah menyasar program reward tersebut.
"Niatan baik itu di era keterbukaan publik dan di era peraturan perundang-undangan itu juga harus ada progres yang disetujui bersama,dibahas bersama dalam program RAPBD sampai APBD kota Surabaya. Tetapi dalam pembahasan, saya belum pernah mendengar adanya program tersebut." tutur Baktiono.
Baktiono meyakini reward itu akan diberikan langsung oleh pejabat Pemkot yang memberikan statement.
Kendati begitu, ia menekankan reward harus jelas bentuknya agar partisipasi masyarakat melakukan pengawasan meningkat.
Baca Juga: BPJS Nonaktif Tanpa Pemberitahuan, Warga Miskin Terancam Gagal Operasi
"Kalau spontan niatan baik itu, mungkin reward atau hadiah tadi akan diberikan secara pribadi oleh pejabat yang melakukan statement. Dan itu juga harus jelas rewardnya, hadiahnya berupa apa, sehingga masyarakat bisa turut serta untuk pengawasan titik-titik rawan pencurian," urai Baktiono.
Selain itu, Baktiono juga mendorong agar pengawas dilakukan melalui pemasangan CCTV di titik rawan.
Pun kolaborasi dengan aparat kepolisian, dan kontrol menyeluruh dari Satpol PP selama 24 jam.
"Jadi niatanya cukup baik tetapi alangkah baiknya kalau pengawasannya itu bisa melalui CCTV yang dipasang di setiap titik yang rawan, juga kerjasama dengan aparat kepolisian, kontrol satpol PP 24jam yang seperti patroli untuk pengawasan titik-titik rawan pencurian seperti kabel PJU," demikian Baktiono.
Baca Juga: DPRD Surabaya Soroti Dinamika Normalisasi Sungai Kalianak Tahap II
Sebelumnya, Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Surabaya, M. Fikser, mengajak warga berpartisipasi aktif mencegah tindak pencurian.
Ia menegaskan warga yang memberikan laporan valid berhak mendapatkan bonus atau hadiah dari pemkot.
"Jika melihat aksi pencurian kabel PJU silakan dilaporkan ke pemerintah kota. Laporan berupa video bisa disampaikan melalui aplikasi WargaKu atau media sosial resmi milik Pemkot Surabaya," ujar Fikser, Jumat (28/11).
Editor : Miftahul Rachman