Relokasi RPH, Mitra Jagal Sebut Tak Pernah Dilibatkan Tagih Janji Politik Eri Cahyadi
Surabaya,JatimUPdate.id - Koordinator Jagal RPH dan Pedagang Daging se-Kota Surabaya, Abdullah Mansur, menegaskan relokasi RPH Pegiran ke Tambak Oso Wilangon (TOW) sangat merugikan mitra jagal.
Ia meminta agar Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi membatalkan relokasi RPH Pegiran ke TOW
Baca Juga: Kolaborasi Sandiaga & Eri di Ruang Tumbuh Bisnis Akademi, Hadirkan Pengusaha Sukses Berkualitas
"Karena jelas ini merugikan para jagal dan paguyuban pedagang daging se - kota Surabaya. Kami menuntut dan memberikan pernyataan tegas dan sekeras-kerasnya kepada wali kota Surabaya untuk bisa membatalkan pemindahan RPH ke tempat yang baru," kata Abdullah, Jum'at (12/12).
Abdullah menegaskan, mitra jagal tidak pernah dilibatkan terkait relokasi termasuk pembangunan RPH TOW.
Mitra jagal tambah Abdullah hanya didesak untuk mengikuti aturan baru Pemkot, dan TOW sudah disiapkan untuk RPH yang baru.
Baca Juga: Anak Pejabat Nikmati Beasiswa Pemuda Tangguh, Imam NasDem Tantang Eri Cahyadi Blak-blakan
"Tentu bukan tanpa alasan mendasar kita melakukan ini. Karena kita tidak pernah dilibatkan dalam persoalan pemindahan ini. Kita tidak pernah diajak berbicara tempatnya, blueprintnya, denahnya. Moro-moro kita dikagetkan dan disodorkan tempat yang baru sudah melakukan pembangunan," urainya.
Selain itu, pihaknya juga menagih janji Eri Cahyadi saat Pilkada 2024, ia menyebut wali kota tidak akan memindahkan RPH Pegiran.
"Kami menagih sebagai masyarakat kecil. Katanya Pak Wali Kota (Eri Cahyadi) ini kan membantu wong cilik kita menagih janji politiknya beliau yang tidak akan memindahkan RPH ke tempat yang baru saat dia berkampanye dulu," tegasnya.
Baca Juga: Ada Apa dengan Cak Eri & Cak Armuji? Satu Partai, Dua Nada, Se-Suroboyo Bingung: “Yok opo iki rek?”
Maka dari itu, mitra jagal menagih janji Eri Cahyadi saat kampanye yang menyatakan sikapnya tidak akan merelokasi RPH Pegirian ke TOW.
"Dia berjanji dan menyatakan sikap bahwa tidak akan memindahkan ke tempat yang baru. Dan itu kita sebagai masyarakat kecil di bawah sangat menuntut dan menagih janji politiknya beliau," demikian Abdullah Mansur. (RoY)
Editor : Yuris. T. Hidayat