Fraksi PDIP-PAN DPRD Surabaya Minta Pengawasan Parcel hingga Wisata Diperketat Jelang Nataru

Reporter : -
Fraksi PDIP-PAN DPRD Surabaya Minta Pengawasan Parcel hingga Wisata Diperketat Jelang Nataru
Budi Leksono, dok Jatimupdate.id

Surabaya,JatimUpdate.id – Ketua Fraksi PDIP-PAN DPRD Surabaya, Budi Leksono, meminta Pemkot Surabaya meningkatkan pengawasan di sejumlah sektor menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Mulai dari peredaran parcel, kesiapan tempat wisata, hingga stabilitas harga kebutuhan pokok.

Buleks begitu panggilan akrabnya menekankan, pengawasan terhadap toko penjual parcel harus diperketat untuk melindungi konsumen.

Baca Juga: Fraksi PDIP-PAN dan Pimpinan DPRD Berduka atas Wafatnya Adi Sutarwijono

“Parcel itu harus dicek betul. Jangan sampai ada barang kedaluwarsa, tidak jelas izin dagangnya, atau tidak punya izin edar seperti PIRT,” kata Buleks, Selasa (24/12)

Menurutnya, tingginya permintaan parcel jelang Nataru kerap dimanfaatkan oknum yang mengabaikan standar keamanan pangan.

“Ini menyangkut kesehatan masyarakat, jadi tidak boleh dianggap sepele,” tegasnya.

Selain itu, Buleks juga mengingatkan kesiapan tempat hiburan dan destinasi wisata di Kota Surabaya yang dipastikan ramai saat libur panjang. 

Baca Juga: Buleks Serap Aspirasi Masyarakat Warga Keluhkan Pagar Makam Rusak hingga Saluran Air

Ia meminta pengelola memastikan sarana, prasarana, dan aspek keselamatan pengunjung benar-benar diperhatikan.

“Terutama wisata yang banyak dikunjungi keluarga dan anak-anak, jangan sampai kejadian seperti di Kenjeran terulang lagi. Keamanan harus jadi prioritas,” ujarnya.

Buleks secara khusus menyinggung Kebun Binatang Surabaya (KBS) agar seluruh fasilitas dan wahana dicek secara menyeluruh sebelum libur Nataru.

Baca Juga: Pasca Rakernas, Fraksi PDIP Surabaya Pertegas Arah Perjuangan

“KBS itu ikon wisata Surabaya. Fasilitasnya harus dipastikan aman dan layak digunakan,” tambahnya.

Di sisi lain, Buleks juga meminta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Surabaya bersiaga menghadapi potensi kenaikan harga kebutuhan pokok.

“TPID harus siap. Kalau perlu sidak pasar lagi supaya harga tetap terkendali dan stok aman menjelang Nataru,” urai Budi Leksono. (RoY)

Editor : Ibrahim