Wamentrans Viva Yoga Dorong Kawasan Transmigrasi Jadi Pusat Hilirisasi Industri

Reporter : -
Wamentrans Viva Yoga Dorong Kawasan Transmigrasi Jadi Pusat Hilirisasi Industri
Wamen Transmigrasi Viva Yoga Mauladi memberikan keterangan pers usai menghadiri Dies Natalis ke-75 SMP Negeri 1 Lamongan, Jatim, Sabtu (3/1/2026). Viva Yoga didampingi Wabub Lamongan, Dirham Akbar Aksara (kiri) dan Sekda Lamongan, Mohammad Nalikan.

 

Lamongan, JatimUPdate.id,– Wakil Menteri Transmigrasi RI Viva Yoga Mauladi mendorong kawasan transmigrasi dikembangkan sebagai pusat hilirisasi industri guna memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional dan memperluas penciptaan lapangan kerja.

Baca Juga: Dari Kepatuhan Menuju Budaya, Saatnya K3 Menjadi DNA Organisasi

Hal tersebut disampaikan Viva Yoga saat menghadiri Dies Natalis ke-75 SMP Negeri 1 Lamongan, Jawa Timur, Sabtu (3/1/2026).

Menurut Viva Yoga, arah kebijakan transmigrasi saat ini tidak lagi berfokus pada penyediaan permukiman semata, melainkan diarahkan untuk mendorong terbentuknya pusat-pusat ekonomi baru yang produktif dan berkelanjutan sesuai dengan potensi daerah.

“Kawasan transmigrasi harus memberi kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi nasional melalui hilirisasi dan industrialisasi sesuai karakteristik wilayah,” ujar Viva Yoga yang merupakan alumni SMPN 1 Lamongan angkatan 1984 itu.

Ia menjelaskan, sejumlah kawasan transmigrasi telah dikembangkan untuk industri berbasis komoditas unggulan, seperti industri gula. Selain itu, pemerintah juga merencanakan pengembangan industri kakao, pangan, hortikultura, kopi, serta komoditas unggulan lainnya sesuai karakteristik daerah.

Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), pemerintah menetapkan 194 kawasan transmigrasi sebagai prioritas nasional yang tersebar dari Sabang hingga Merauke.

Baca Juga: Satu Tahun CKG, Wamen Viva Yoga: Masyarakat Sehat Negara Kuat Produktifitas Meningkat

“Pengembangannya disesuaikan dengan potensi daerah. Pemerintah juga menjaring investor yang memiliki kemampuan dan komitmen untuk mengembangkan industrialisasi, baik di sektor pangan maupun perkebunan,” jelasnya.

Viva Yoga menambahkan, pemerintah menyiapkan dukungan pembiayaan serta membuka ruang komunikasi dan negosiasi dengan investor untuk membangun ekosistem ekonomi yang terpadu dan berkelanjutan di kawasan transmigrasi.

Selain pembangunan kawasan dan industri, ia menekankan pentingnya penguatan sumber daya manusia sebagai faktor penentu keberhasilan hilirisasi.

Baca Juga: Wamen Viva Yoga Ajak AKSI Bangun Kawasan Transmigrasi

“Generasi muda harus terus belajar, mengembangkan gagasan, berpikir mandiri, dan bertanggung jawab. SDM unggul adalah kunci keberhasilan pembangunan,” tandasnya.

Ia optimistis, sinergi antara pengembangan kawasan transmigrasi, hilirisasi industri, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia akan menjadikan kawasan transmigrasi sebagai motor baru pertumbuhan ekonomi nasional.

Pada acara itu turut hadir Bupati Lamongan Yuhronur Efendi beserta Istri, Bu Yes yang juga merupakan alumni SMPN 1 Lamongan. Selain itu juga hadir Wakil Bupati Lamongan, Dirham Akbar Aksara, Sekda Lamongan, Mohammad Nalikan, serta sejumlah alumni baik yang senior hingga siswa aktif SMPN 1 Lamongan. (ries/wb/yh)

Editor : Yuris. T. Hidayat