Harlah ke 55, PC LTM NU Kabupaten Malang Agendakan Beberapa Kegiatan

Reporter : -
Harlah ke 55, PC LTM NU Kabupaten Malang Agendakan Beberapa Kegiatan
Suasana Pada Ahad (11/1/2026) Pengurus LTM NU Kabupaten melaksanakan Rapat Koordinasi. (Foto LTM NU Kab. Malang for JatimUPdate.id)

 


Malang, JatimUPdate.id— Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (LTM NU) Kabupaten Malang terus mematangkan agenda strategis organisasi dalam memperingati Hari lahir LTM NU ke 55 dan menjelang akhir masa kepengurusan.

Baca Juga: Wabup Malang Apresiasi Peran Strategis GP Ansor

Pada Ahad (11/1/2026) Pengurus LTM NU Kabupaten melaksanakan Rapat Koordinasi. Diantara keputusan penting yang dihasilkan dalam rapat internal adalah program Akreditasi Masjid Persinggahan tingkat Masjid Besar yang merupakan usulan H. Mahrus Sholeh, S.E., Wakil Ketua PC LTM NU Kabupaten Malang.

"Kegiatan ini bertujuan memaksimalkan potensi masjid besar yang startegis untuk persinggahan jamaah," ungkap Mahrus, saat dikonfirmasi.

Agenda lain yang juga menjadi kegiatan kali ini adalah, penetapan Masjid Akbar Gresik sebagai lokasi studi tiru kemasjidan utama.

Kegiatan studi banding tersebut direncanakan akan dilaksanakan pada akhir bulan Januari, dengan peserta dari unsur LTM NU Kabupaten Malang.

Disepakati sebagai Koordinator pelaksana kegiatan pada rencana studi banding itu adalah Drs. H. Sugeng Priyanto.

Menurut KH. Maman S. Abd. Karim, M.Si sebagai bagian dari persiapan, tim diberikan tugas untuk melakukan tabulasi dan penyusunan profil masjid yang akan menjadi objek studi.

"Langkah ini dinilai penting guna memastikan studi tiru kemasjidan tidak hanya bersifat kunjungan seremonial, tetapi juga menghasilkan pembelajaran substantif terkait tata kelola masjid, program keumatan, serta manajemen kelembagaan," ungkapnya.

Selain agenda studi tiru kemasjidan domestik, lanjutnya, rapat juga membahas secara lanjutan rencana besar Rihlah Masjid Nusantara ke Luar Negeri.

Baca Juga: Musorkablub KONI Malang 2026: Pemilihan Ketua Umum Berlangsung Panas, Protes Mewarnai Pemilihan Ketua

Menurut KH. Maman, Rihlah Masjdi Nusantara ke luar negeri itu juga merupakan agenda yang juga dilaksanakan pada periode sebelumnya (2016-2021)

"Meski masih dalam tahap konseptual, pengurus sepakat untuk menindaklanjuti rencana tersebut melalui penyusunan materi pendukung, termasuk pembuatan flayer dan media publikasi lainnya sebagai sarana sosialisasi awal," sambungnya.

Selain agenda di atas, terdapat beberapa agenda penting yang akan dilaksanakan pada tahun 2026 kali ini. Pada tanggal 8 Februari 2026, diagendakan Tasyakuran dan Pembinaan Takmir Masjid yang akan dipusatkan di wilayah barat Kabupaten Malang yaitu di Kecamatan Kasembon, RS Madinah Kasembon menjadi salah satu lokasi pilihannya. Sebagai Koordinator pelaksana kegiatan ini adalah KH. M. Nurhadi, S.Pd.I.

Selain itu, kegiatan lain yang diagendakan PC LTM NU Kabupaten Malang adalah Pers Ramadhan 1447. Dengan memuat edaran himbauan persiapan Ramadhan dengan tema kemasjidan baik dari unsur ubudiayah maupun lainnya.

Dalam kesempatan yang sama, LTM NU Kabupaten Malang juga menegaskan pentingnya Rapat Koordinasi (Rakor) LTM NU se-Kabupaten Malang yang akan melibatkan seluruh Pengurus MWC LTM NU di setiap kecamatan. Rakor ini diproyeksikan menjadi forum konsolidasi sekaligus evaluasi program antar wilayah.

Baca Juga: Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik, Mahasiswa UNITRI Berdayakan Desa Jombok

Secara khusus redaksi JatimUPdate.id mendapatkan rilis pernyataan pers ini dikirim oleh pengurus dan untuk diberitakan.

Pengurus juga mencermati aspek regulasi organisasi, khususnya terkait frekuensi rapat koordinasi lembaga NU dalam satu periode kepengurusan.

Hal ini dinilai krusial agar seluruh agenda berjalan sesuai aturan organisasi dan prinsip tata kelola yang baik, mengingat masa kepengurusan LTM NU Kabupaten Malang diperkirakan akan berakhir pada Desember 2026.

"Dengan sejumlah agenda tersebut, LTM NU Kabupaten Malang menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat peran masjid sebagai pusat ibadah, sosial, dan pemberdayaan umat melalui perencanaan yang terukur dan berkesinambungan," pungkas KH. Maman S. Abd. Karim. (rilis/fiq/yh)

Pewarta: Roihan Rikza
Editor: Nur Ridwan

Editor : Yuris. T. Hidayat