Kejurda Tapak Suci XII Bondowoso
505 Pesilat Tapak Suci Adu Skill dan Semangat Persaudaraan Tumpah Ruah di GOR Pelita
Bondowoso, JatimUPdate.id, – Sorak sorai dan tepuk tangan riuh mengisi GOR Pelita Bondowoso, Kamis (29/1/2026), saat 505 pesilat Tapak Suci dari berbagai jenjang pendidikan bersiap unjuk kebolehan di Kejuaraan Daerah (Kejurda) XII Tapak Suci Putera Muhammadiyah.
Kejuaraan ini tidak hanya menjadi arena adu skill, tetapi juga sarana memperkuat persaudaraan dan sportivitas antaranggota Tapak Suci Bondowoso.
Kejurda XII yang digelar Pimpinan Daerah (PD) 174 Bondowoso akan berlangsung hingga Sabtu, 31 Januari 2026. Peserta datang dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari KB, TK, SD, SMP, SMA, hingga kategori umum/mahasiswa.
Antusiasme peserta terlihat jelas sejak awal pertandingan, dengan kesiapan teknik dan strategi yang matang di setiap kelas yang dipertandingkan.
Roni Haryanto, Sekretaris Pimda 174 Tapak Suci Bondowoso, menuturkan kejuaraan ini bukan sekadar mencari pemenang.
“Kegiatan ini sekaligus menjadi program kaderisasi untuk melahirkan atlet tangguh yang berprestasi di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Roni Haryanto.
Ia menambahkan, Kejurda XII juga bertujuan menanamkan nilai disiplin, sportivitas, serta mempererat silaturrahmi antaranggota Tapak Suci.
“Selain membina generasi muda yang tangguh dan berakhlak mulia, ajang ini juga menjadi upaya memperkenalkan pencak silat sebagai budaya asli Indonesia,” jelas Roni.
Para peserta bertanding dalam berbagai kategori, mulai dari seni tunggal, seni beregu, hingga tanding di berbagai kelas. Dewan juri profesional menilai teknik, ekspresi seni, dan strategi bertanding. Sejumlah pertandingan berlangsung sengit dan mendapat perhatian penuh penonton yang memadati tribun GOR Pelita Bondowoso.
Dari sisi pelatih, Farhan dari Al Ishlah Bondowoso mengapresiasi antusiasme peserta. “Kami senang melihat semangat peserta dari semua jenjang. Kejuaraan ini penting untuk membina mental dan kemampuan pesilat, sekaligus menjadi ajang persiapan atlet berprestasi di tingkat nasional,” ujarnya.
Roni menambahkan, meski persiapan panitia telah dilakukan secara maksimal, terdapat tantangan teknis, terutama terkait penyesuaian data peserta yang berdampak pada penjadwalan pertandingan.
“Namun kami memastikan seluruh peserta dapat bertanding dengan aman, nyaman, dan tetap menjunjung tinggi sportivitas,” tegasnya.
Panitia berharap Kejurda XII Tapak Suci ini dapat menjadi agenda rutin tahunan yang terus berkembang.
Dengan dukungan Pimpinan Daerah, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan kader militan dan atlet berkualitas yang siap mengharumkan nama Tapak Suci Bondowoso di tingkat nasional maupun internasional. (ries/mmt)
Editor : Miftahul Rachman