Komisi C DPRD Sidoarjo Desak Pembenahan Pasar Ikan Lingkar Timur dan Sedati
Sidoarjo, JatimUPdate.id - Komisi C DPRD Kabupaten Sidoarjo menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) sebagai bagian dari evaluasi kinerja Tahun 2025.
Baca Juga: Jalan Embong Kali Krian Sidoarjo Rusak dan Berlubang
Kali ini, Komisi C memanggil Dinas Kesehatan dan Dinas Perikanan Pemkab Sidoarjo, Jumat (30/1/2026).
Dalam hearing bersama Dinas Perikanan, Komisi C menyoroti sejumlah persoalan krusial, salah satunya kondisi depo Pasar Ikan di kawasan Jalan Raya Lingkar Timur, Kecamatan Sidoarjo.
Pasar tersebut dinilai belum layak untuk mendukung aktivitas jual beli hasil perikanan.
Anggota Komisi C DPRD Sidoarjo, M Abud Asyirofi, menyebut kondisi Pasar Ikan Lingkar Timur terkesan kumuh, becek, serta menimbulkan bau tidak sedap. Menurutnya, kondisi tersebut perlu segera dibenahi agar pasar dapat berfungsi optimal.
“Kondisi Pasar Ikan Lingkar Timur harus segera dibenahi agar layak untuk aktivitas jual beli. Kebutuhan ikan sangat besar, terutama untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak-anak sekolah,” ujar Abud.
Selain itu, politisi muda PKB tersebut juga meminta Dinas Perikanan menata ulang Pasar Ikan Hias di Sidoarjo. Hal itu menyusul adanya laporan pasar tersebut kurang terawat dan disalahgunakan karena minimnya pengawasan.
“Pasar Ikan Hias perlu dibenahi agar kembali sesuai dengan tujuan awal pembangunannya,” tambahnya.
Baca Juga: Pemkab Sidoarjo Siapkan Gerakan Pangan Murah, Tekan Kenaikan Harga Jelang Ramadan
Wakil Ketua Komisi C DPRD Sidoarjo, Anang Siswandoko, mendorong Dinas Perikanan untuk melakukan peninjauan langsung ke lapangan serta menyusun perencanaan penataan atau grand design pasar ikan secara menyeluruh.
Sementara itu, anggota Komisi C lainnya, Vike Widya Asroni, menekankan pentingnya pengelolaan sampah dan sisa sisik ikan agar tidak menimbulkan bau menyengat yang mengganggu aktivitas jual beli.
Anggota Komisi C, Emir Firdaus, juga menyoroti pasar ikan di Kecamatan Sedati dan mendorong kerja sama dengan TNI AL sebagai pemilik lahan. Sedangkan M Rojik mengusulkan pembangunan pasar ikan baru di kawasan Kecamatan Jabon yang dinilai memiliki potensi ekonomi perikanan cukup besar.
Ketua Komisi C DPRD Sidoarjo, Choirul Hidayat, turut menyoroti kinerja penyuluh perikanan, khususnya dalam pendampingan nelayan kupang.
Baca Juga: Pemkab Sidoarjo Renovasi 400 Warung Rakyat pada 2026, Anggaran Naik Jadi Rp10 Juta per Unit
Ia menilai masih ada nelayan yang kesulitan mendapatkan BBM bersubsidi akibat kurangnya pemahaman terkait mekanisme pembelian solar di SPBU.
“Nelayan sebenarnya bisa membeli solar di SPBU dengan melengkapi kartu nelayan dan data mesin perahu. Kurangnya sosialisasi membuat mereka membeli dari pengepul dengan harga lebih mahal,” jelasnya.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Kepala Dinas Perikanan Pemkab Sidoarjo, Muhammad Yunan Khoiron, menyatakan siap menindaklanjuti seluruh rekomendasi Komisi C DPRD Sidoarjo.
“Kami siap melakukan pembenahan pasar ikan serta meningkatkan kinerja penyuluh perikanan agar pasar ikan di Sidoarjo menjadi lebih layak dan ideal untuk aktivitas jual beli,” tukasnya.(ih/yh)
Editor : Yuris. T. Hidayat