Mahasiswa UNITRI Dorong Digitalisasi UMKM Talas Alam

avatar Deki Umamun Rois
  • URL berhasil dicopy
Mahasiswa Program Studi Administrasi Publik Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI)  Mahasiswa Program Studi Administrasi Publik Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) Malang, Pada Sabtu (31/1/2026), mengadakan pelatihan digital branding untuk UMKM
Mahasiswa Program Studi Administrasi Publik Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) Mahasiswa Program Studi Administrasi Publik Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) Malang, Pada Sabtu (31/1/2026), mengadakan pelatihan digital branding untuk UMKM

 

Ngantang, Malang, JatimUPdate.id - Mahasiswa Program Studi Administrasi Publik Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) Malang mengambil langkah konkret dalam mendukung pemberdayaan masyarakat.

Pada Sabtu (31/1/2026), mereka mengadakan pelatihan digital branding untuk UMKM Talas Alam di Dusun Watulor, Desa Waturejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang.

Kegiatan ini bertujuan membantu pelaku UMKM setempat mengadopsi teknologi digital guna memperkuat strategi pemasaran dan meningkatkan daya saing produk lokal.

Program ini diinisiasi oleh mahasiswa kelompok 13 PMT-IV Administrasi Publik UNITRI sebagai bagian dari implementasi ilmu pemberdayaan masyarakat. Ketua kelompok, Roswita Boa, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memberdayakan UMKM agar lebih siap menghadapi pasar digital.

"UMKM memiliki peran penting dalam perekonomian lokal. Melalui kegiatan ini, kami ingin membantu pelaku usaha memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi yang lebih luas dan efektif," ujar Roswita.

Pendekatan yang digunakan mahasiswa bersifat partisipatif, di mana mereka mendampingi pelaku UMKM secara langsung dalam praktik pembuatan konten digital dan pengelolaan media sosial.

Dari identifikasi kebutuhan hingga evaluasi hasil, tahapan ini dirancang agar manfaatnya dapat langsung dirasakan.

Pemilik UMKM Talas Alam, Ibu Har, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif mahasiswa. Ia mengaku bahwa pelatihan ini memberikan dampak nyata bagi usahanya.

“Kami sangat terbantu dengan kegiatan ini. Selama ini pemasaran masih kami lakukan secara sederhana. Kini, dengan pendampingan dari mahasiswa, kami lebih memahami cara mempromosikan produk secara online,” ungkapnya.

Materi yang diberikan mencakup pembuatan identitas merek sederhana, teknik pengambilan foto produk, penyusunan deskripsi dan caption promosi, serta pemanfaatan media sosial seperti Instagram, TikTok, dan WhatsApp Business. Ibu Har juga mengapresiasi penyampaian materi yang praktis dan mudah diterapkan.

Zara, salah satu mahasiswa pendamping, menekankan pentingnya digital branding yang tidak hanya fokus pada promosi, tetapi juga pada membangun kepercayaan konsumen terhadap produk.

"Fokus kami adalah memperkuat identitas merek UMKM Talas Alam agar memiliki ciri khas yang menarik minat konsumen. Proses ini melibatkan praktik langsung, seperti pengambilan foto produk yang menarik dan pembuatan konten promosi yang relevan," jelas Zara.

Mahasiswa juga memandu pelaku UMKM dalam mengelola media sosial usaha, membangun kehadiran online yang konsisten, dan menjangkau konsumen potensial melalui kanal digital. Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif mereka selama pelatihan berlangsung.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) PMT-IV UNITRI Malang mengapresiasi inisiatif ini sebagai wujud nyata peran mahasiswa dalam mendukung pembangunan masyarakat.

“Mahasiswa tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi juga mengaplikasikan ilmu mereka untuk membantu masyarakat, khususnya pelaku UMKM,” tuturnya.

Melalui program ini, mahasiswa berharap dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara berkelanjutan.

Dengan akses pemasaran yang lebih luas, UMKM diharapkan mampu meningkatkan kualitas produk, memperluas jaringan konsumen, dan memperkuat daya saing di pasar.

Kegiatan digital branding UMKM Talas Alam ini diharapkan menjadi langkah awal dari upaya yang lebih besar dalam mendukung ekonomi desa.

Ibu Har, bersama pelaku UMKM lainnya, berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan untuk memberikan dampak jangka panjang.

Dengan semakin terintegrasinya UMKM ke dalam ekosistem digital, peluang untuk memperluas jangkauan usaha dan meningkatkan pendapatan akan semakin besar.

Program ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara mahasiswa, akademisi, dan masyarakat dapat menciptakan perubahan positif yang nyata. (dek/yh)