Kebahagiaan Warga Bondowoso Saat Menerima Kurma dari Ponpes Al-Ishlah di Ramadan 1447 H

Reporter : -
Kebahagiaan Warga Bondowoso Saat Menerima Kurma dari Ponpes Al-Ishlah di Ramadan 1447 H
Warga yang antusias dengan paket kurma pemberian Pondok Pesantren Al Islah Bondowoso. (Foto Humas Ponpes Al Islah for JatimUPdate.id)

 

Bondowoso, JatimUPdate.id – Pembagian kurma oleh Pondok Pesantren Al-Ishlah Bondowoso menghadirkan kebahagiaan nyata bagi warga dan jamaah di berbagai wilayah Bondowoso.

Baca Juga: Menjaga Ramadan, Merawat Kewarasan

Kegiatan berlangsung Rabu, (18/02/ 2026), di Masjid Kembar Ponpes Al-Ishlah Bondowoso.

Sebanyak 448 kotak kurma atau sekitar 4,5 ton dibagikan kepada 273 penerima, termasuk jamaah masjid, musala, pondok pesantren, dan majelis taklim.

Warga pun menyampaikan rasa syukur. Hasan, dari Tanah Wulan, Kecamatan Maesan, mengatakan:"Terima kasih atas kebaikan ini. Semoga para donatur mendapat balasan yang lebih besar dari Allah. Kurma ini sangat berarti bagi kami dan jamaah, dan bisa dinikmati bersama."

Senada, Muhammad Kholil, pengurus masjid Desa Sulek, menambahkan:
"Alhamdulillah, kurma ini akan kami bungkus kecil-kecil untuk dibagikan kepada jamaah setelah salat tarawih."

Giantoro dari Sukowiryo menegaskan:
"Kami merasa diperhatikan. Kurma ini membawa keberkahan dan kebahagiaan bagi jamaah di desa kami. Semoga kegiatan ini terus berlanjut setiap Ramadan."

Ibnu Majah dari Maesan juga berbagi rasa syukur:
"Senang sekali menerima kurma. Selain bisa dinikmati, kami juga dapat dibagikan kepada jamaah lainnya. Semoga kebaikan ini menjadi ladang pahala bagi semua pihak yang terlibat."

Baca Juga: Mendikdasmen Abdul Mu’ti: Dua Fungsi Pendidikan, Wariskan Nilai dan Siapkan Khalifah Masa Depan

Tak hanya warga, ustadz dan aparat Ponpes Al-Ishlah juga menerima kurma. Ustadz Hafidi dari Tlogosari menerima 2 kilogram pada tahap awal dan akan menerima tambahan menjelang Lebaran. Ia bersyukur karena kurma ini bisa dinikmati selama Ramadan.

Menurut KH Thoha Yusuf Zakariya, pimpinan Ponpes Al-Ishlah, pembagian kurma bukan sekadar bantuan pangan, tetapi wujud kepedulian dan menjaga ukhuwah Islamiyah. Semua muslim, baik yang puasa sekarang maupun besok, mendapat perhatian yang sama:

"Yang puasa sekarang maupun besok kita beri, semua saudara sesama muslim mendapat perhatian agar ukhuwah tetap terjaga dan keberkahan dirasakan semua pihak. Tidak ada sekat waktu atau golongan; Ponpes Al-Ishlah berdiri di atas dan untuk semua golongan," tegas KH Thoha Yusuf Zakariya.

Suasana hangat dan kebahagiaan terpancar saat warga menerima kotak kurma, tersenyum, dan saling berbagi. Program ini menjadi momen rutin yang ditunggu masyarakat sekaligus pengingat pentingnya berbagi kebaikan di bulan suci Ramadan.

Baca Juga: Jembatan Sentong Bondowoso–Jember Ditutup Total, Struktur Ambrol dan Retak Parah, Arus Lalu Lintas Dialihkan

Menurut KH Thoha, saudara-saudara dari daerah pegunungan merasa sangat senang saat menerima kurma, terutama bagi sebagian yang baru pertama kali mencicipi buah ini.
"Ketika kita beri, mereka sangat senang. Alhamdulillah, itulah kebahagiaan yang ingin kami bagikan," ujarnya.

KH Thoha juga mengutip sebuah hadis:
"Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain." Menurut beliau, kegiatan berbagi seperti pembagian kurma ini adalah salah satu praktik nyata dari hadis tersebut, yang mengajarkan umat Islam untuk senantiasa bermanfaat bagi sesama.

"Yang terpenting adalah berbagi kebaikan dan keberkahan. Mudah-mudahan kebaikan ini masuk ke dalam hati kita dan menumbuhkan semangat untuk terus berbagi," pungkas KH Thoha. (ries/yh)

Editor : Yuris. T. Hidayat