Santri Dibekali Tradisi dan Inovasi

Remaja Masjid Agung At-Taqwa Bondowoso Gelar Pesantren Romadhon ke-45 dan Latihan Kepemimpinan

Reporter : -
Remaja Masjid Agung At-Taqwa Bondowoso Gelar Pesantren Romadhon ke-45 dan Latihan Kepemimpinan
Pembukaan Pesantren Romadhon (PESROM) ke-45 dan Latihan Kepemimpinan Remaja Masjid Agung At-Taqwa Bondowoso berlangsung khidmat di serambi masjid, Rabu (18/2/2026).

 

Bondowoso, JatimUpdate.id – Menyambut Ramadan 1447 Hijriah, Remaja Masjid Agung At-Taqwa Bondowoso kembali menggelar Pesantren Romadhon (PESROM) ke-45 yang dirangkaikan dengan Latihan Kepemimpinan, Rabu (18/2/2026).

Baca Juga: Menjaga Ramadan, Merawat Kewarasan

Kegiatan tahunan ini menjadi wadah pembinaan generasi muda masjid melalui pendalaman Al-Qur’an, penguatan wawasan keislaman, serta pembentukan karakter dan jiwa kepemimpinan santri.

Pembukaan berlangsung khidmat di serambi masjid dan dihadiri para pendiri PESROM, yakni KH Drs Imam Barmawi Burhan, KH Drs Ahmad Sodiq, dan KH Kholil Syafi’ie, M.Si, bersama para ustadz pengampu yang akan membimbing peserta selama 15 hari ke depan.

Ketua Pelaksana PESROM 2026, Hilman Hanif, menyampaikan bahwa kegiatan tahun ini diikuti 21 santri, terdiri atas 12 putra dan 9 putri dari jenjang SMP dan SMA se-Bondowoso.

“PESROM ke-45 ini menekankan pendalaman baca Al-Qur’an secara baik dan benar, disertai materi-materi keagamaan tambahan yang mungkin belum didapatkan di bangku sekolah formal,” ujar Hilman Hanif.

Mengusung tema “Santri Nusantara: Penjaga Tradisi, Pelopor Inovasi”, PESROM tak hanya memperkuat fondasi keilmuan agama, tetapi juga mendorong santri agar adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai tradisi.

Ketua Remaja Masjid Agung At-Taqwa, drh Pandu T Amukti, menegaskan optimisme terhadap para peserta meski jumlahnya relatif terbatas.

Baca Juga: Mendikdasmen Abdul Mu’ti: Dua Fungsi Pendidikan, Wariskan Nilai dan Siapkan Khalifah Masa Depan

“Kami meyakini kelompok kecil ini memiliki harapan besar. Sebagaimana firman Allah dalam QS Al-Baqarah ayat 249, betapa banyak kelompok kecil mampu mengalahkan kelompok besar dengan izin Allah. Allah bersama orang-orang yang sabar,” katanya.

Sebagai bagian dari inovasi, panitia menghadirkan sistem pelaporan digital yang memungkinkan orang tua dan wali memantau aktivitas santri secara real-time melalui akun Instagram resmi Remaja Masjid Agung At-Taqwa.

Momen nostalgia turut mewarnai pembukaan. Ketua Takmir Masjid Agung At-Taqwa, KH Drs Achmad Sodiq, mengenang awal berdirinya PESROM empat setengah dekade silam.

“Kalau sekarang sudah angkatan ke-45, berarti 45 tahun lalu kami masih pemuda. Saat itu saya paling tua sekitar 30 tahun, Yai Imam dan Yai Kholil sekitar 28 dan 27 tahun. Masya Allah,” kenangnya.

Baca Juga: Jembatan Sentong Bondowoso–Jember Ditutup Total, Struktur Ambrol dan Retak Parah, Arus Lalu Lintas Dialihkan

“Jangan lelah memakmurkan masjid. Yakinlah, keberkahan Allah akan tercurah bagi kalian yang terus berjuang,” tambahnya.

Prosesi pembukaan ditandai dengan pengalungan tanda peserta serta penyerahan kitab dan modul kepesantrenan kepada perwakilan santri.

Kegiatan ini diharapkan melahirkan generasi muda masjid yang religius, berakhlak, adaptif terhadap perubahan zaman, serta memiliki kapasitas kepemimpinan dan kontribusi sosial nyata bagi masyarakat Bondowoso. (ries/yh)

Editor : Yuris. T. Hidayat