Fathoni Wanti-wanti Dampak Konflik Timur Tengah ke Energi dan Ekonomi RI
Surabaya,JatimUPdate.id - Pimpinan DPRD Surabaya Arif Fathoni menyoroti potensi dampak konflik di Timur Tengah terhadap ketahanan energi dan kondisi ekonomi Indonesia.
Menurut Fathoni, cadangan minyak nasional saat ini tergolong terbatas dan berpotensi tertekan jika terjadi gangguan pasokan global.
“Dalam kondisi normal, cadangan minyak kita diperkirakan hanya cukup sekitar 20 hari,” kata Fathoni, beberapa waktu lalu.
Ia menjelaskan, kondisi tersebut bisa semakin tertekan jika terjadi lonjakan konsumsi, seperti saat periode mudik atau situasi darurat energi.
“Kalau masyarakat melakukan pengisian BBM secara penuh, cadangan yang seharusnya 20 hari bisa saja maju menjadi sekitar 10 hari,” ujarnya.
Fathoni juga menyinggung asumsi harga minyak dalam APBN yang berada di kisaran 90 dolar AS per barel.
Menurutnya, jika harga minyak dunia melampaui angka tersebut, pemerintah harus menyiapkan langkah kebijakan menutup selisih anggaran.
“Setiap kenaikan harga minyak dunia akan berdampak langsung pada anggaran subsidi energi pemerintah,” jelasnya.
Ia menilai pemerintah akan dihadapkan pada pilihan sulit, antara menambah beban subsidi atau melakukan penyesuaian yang berpotensi memicu inflasi.
Kendati begitu, Fathoni berharap kondisi geopolitik global tidak semakin memburuk agar stabilitas ekonomi tetap terjaga.
“Kalau konflik ini berkepanjangan, dampaknya bisa langsung dirasakan masyarakat,” urai Arif Fathoni. (Roy)
Editor : Anang AF