Ketua Tim PKK Gresik Luncurkan Posyandu 6 SPM Tingkat Kabupaten Di Pusatkan Desa Yosowilangun
Manyar, Gresik, JatimUPdate.id - Pemerintah Kabupaten Gresik resmi meluncurkan Posyandu 6 SPM (Standar Pelayanan Minimal) di Desa Yosowilangon, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Kamis (23/04/2026).
Kegiatan yang digelar di Balai RW XII Jalan Tanjung Wira 2-3 ini menandai Desa Yosowilangon sebagai pilot project pelaksanaan Posyandu 6 bidang pelayanan dasar di Kabupaten Gresik.
Program ini merupakan implementasi Permendagri Nomor 13 Tahun 2024, yang mengintegrasikan layanan kesehatan dasar dengan lima bidang pelayanan publik lainnya.
Pada kesempatan tersebut turut hadir Ketua Tim Penggerak PKK Gresik, Nurul Haromaini Ali Akhmad Yani, S.I.Kom, Kadis PMD Gresik, Abu Hasan beserta staf, Kepala Desa Yosowilangon, H. Abdul Rosyid beserta staf Pemdes, pegiat posyandu, pemberdayaan desa dan Tim TAPM Gresik.
Ketua Tim Penggerak PKK Gresik, Nurul Haromaini Ali Akhmad Yani, S.I.Kom menyatakan apresiasinya atas peluncuran Posyandu 6 SPM yang diharapkan akan mengoptimalkan layanan kesehatan masyarakat level desa sehingga berdampak kepada masyarakat.
"Alhamdulillah pada kesempatan ini peluncuran Posyandu 6 SPM diharapkan semakin mengoptimalkan layanan posyandu sehingga kesehatan masyarakat khususnya balita dan ibu hamil semakin terlayani. Angka Stunting bisa semakin sistemik diturunkan," ungkap Nurul Haromaini.
Kepala Dinas PMD Abu Hasan menyatakan Desa Yosowilangun menjadi pusat peluncuran Posyandu 6 SPM sehingga fungsi layanan Posyandu di Kabupaten Gresik semakin optimal dan berdampak untuk meningkatkan kesehatan masyarakat desa.
"Desa Yosowilangun kali ini jadi pusat peluncuran Posyandu 6 SPM. Desa ini pada Januari 2026 telah mengharumkan nama Kabupaten Gresik, karena saat Hari Desa Nasional di Boyolali, BUMDesa-nya jadi Juara II Nasional," kata Abu Hasan kepada Redaksi JatimUPdate.id.
Kepala Desa Yosowilangon, H. Abdul Rosyid, menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepada desanya sebagai lokasi percontohan.
“Kami sangat berterima kasih karena Desa Yosowilangon ditunjuk sebagai pilot project Posyandu 6 SPM. Ini program yang sangat baik, karena ketika pemerintah desa kesulitan menyerap aspirasi masyarakat melalui jaringan LPMD maupun LKMD, maka melalui basis ibu-ibu kader Posyandu, insya Allah kebutuhan masyarakat akan lebih mudah diserap,” ujarnya.
Ia menambahkan, seluruh aspirasi warga nantinya akan dibahas dalam Musrenbangdes dan diteruskan ke pemerintah daerah.
“Harapan kami, launching ini menjadi awal kegiatan yang benar-benar bisa dilaksanakan dan bermanfaat bagi masyarakat Desa Yosowilangon,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua RW XII, Agus, menjelaskan bahwa Balai RW XII yang berdiri sejak tahun 2010 kini terus dikembangkan agar menjadi pusat kegiatan warga.
“Balai RW ini serbaguna. Bisa dipakai untuk hajatan, pernikahan, sunatan, hingga kegiatan sosial masyarakat. Harapan kami tempat ini terus bermanfaat bagi seluruh warga,” katanya.
Program Posyandu 6 SPM memperluas fungsi Posyandu menjadi pusat layanan terpadu yang mencakup enam bidang utama, yakni:
1. Pendidikan
2. Kesehatan
3. Pekerjaan Umum
4. Perumahan Rakyat
5. Ketentraman dan Ketertiban Umum
6. Sosial
Melalui program ini, kader Posyandu akan aktif mendata dan melaporkan kebutuhan warga ke pemerintah desa, mulai dari bantuan sosial, pendidikan PAUD, literasi keluarga, kesehatan ibu hamil, balita, lansia, sanitasi lingkungan, air bersih, hingga keamanan lingkungan.
Tujuan utama Posyandu 6 SPM adalah mendekatkan pemerintah kepada masyarakat melalui satu pintu pelayanan di Posyandu, sehingga kebutuhan warga dapat ditangani lebih cepat, tepat, dan terintegrasi.
TAPM Kabupaten Gresik yang PIC Stunting, Ilonka Widyawati menyatakan kegembiraannya saat tim TAPM diundang oleh Kadis PMD agar hadir acara Peluncuran Posyandu 6 SPM di Desa Yosowilangun.
"Jadi ikut bangga dengan peluncuran Posyandu 6 SPM di Desa Yosowilangun ini, besar harapannya program ini bisa bersinergi dengan keberadaan Tim Pendamping Desa yang juga punya tugas guna menurunkan angka prevalensi stunting di Desa-Desa Kabupaten Gresik," kata Ilonka. (za/yh)
Editor : Yuris. T. Hidayat