Puspoll Indonesia Sebut Kehadiran Prabowo di DPR Bangun Kepercayaan Publik

avatar Shofa
  • URL berhasil dicopy
Direktur Eksekutif Puspoll Indonesia Chamad Hojin
Direktur Eksekutif Puspoll Indonesia Chamad Hojin

Jakarta, JatimUPdate.id - Direktur Eksekutif Puspoll Indonesia Chamad Hojin menilai kehadiran langsung Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Paripurna DPR RI terkait KEM-PPKF RAPBN 2027 menjadi sinyal penting untuk membangun kepercayaan publik dan menjaga stabilitas nasional.

Menurut Hojin, langkah Presiden hadir sendiri dalam forum resmi parlemen memiliki makna politik yang kuat di tengah kondisi ekonomi global yang masih penuh tekanan dan nilai tukar rupiah yang sempat mengalami pelemahan.

“Dalam politik, kehadiran adalah bahasa. Ketika seorang pemimpin memilih hadir sendiri pada forum yang secara teknis bisa diwakilkan, ia sedang mengirim sinyal bahwa masalah ini penting dan ia bersedia menanggungnya secara langsung,” ujar Chamad Hojin di Jakarta.

Ia menilai komunikasi langsung kepala negara sangat dibutuhkan ketika pasar keuangan sensitif dan masyarakat membutuhkan kepastian arah kebijakan pemerintah.

“Sinyal semacam ini tidak boleh diremehkan. Di tengah rupiah yang bergerak dalam tekanan, di tengah pasar yang sensitif dan publik yang gelisah, ada saat ketika kepala negara perlu berbicara sendiri,” katanya.

Selain menyoroti aspek politik, Hojin juga menilai pidato Presiden Prabowo membawa pesan optimisme ekonomi melalui target pertumbuhan, penurunan kemiskinan, pengangguran, hingga upaya menjaga ketimpangan sosial.

Menurutnya, pemerintah sedang berupaya membangun agenda pembangunan yang tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi semata, tetapi juga memastikan manfaatnya dirasakan masyarakat luas.

Puspoll Indonesia juga memandang kehadiran Presiden di DPR memperlihatkan upaya memperkuat sinergi antara pemerintah dan legislatif sejak awal pembahasan RAPBN 2027.

“Pasar membutuhkan kepastian, masyarakat membutuhkan rasa aman, dan politik membutuhkan arah. Pidato Presiden hari ini mencoba menjawab tiga hal itu sekaligus,” pungkasnya (red)