Catatan Mas AAS

Awal Yang Bagus Diawal, Tahun Yang Baru Berani Ngimpi

oleh : -
Awal Yang Bagus Diawal, Tahun Yang Baru Berani Ngimpi

"Harapan adalah mimpi dari seorang yang terjaga!" (Aristoteles)


Ini hari ke-2 di tahun baru 2023. Setiap pribadi sudah kembali di kehidupan nyata. Menjadi pegawai ia kudu ke kantor, menjadi dosen ia kudu ke kampus, menjadi mahasiswa ia kudu ke tim promotor urus tugas akhirnya. Menjadi pedagang ia kudu jual barang dan produknya kembali, harus scale up lapaknya. Masak gitu-gitu saja.

Terus aku masih duduk, di fasum perumahan, tercekat dengan frasa-frasa yang terlintas di kepala. Di pikiran banyak kosakata yang berseliweran, hendak diapain? Sedang berpikir keras mulai dari mana menulisnya.

Dan akhirnya aku baca pesan dari istri yang masuk ke hape," Say, itu buah rambutannya segera di unboxing lalu dibagikan ke tetangga, mumpung masih pagi. Oleh-oleh dari kampung halaman kemarin," pintanya.

Aku hanya diam karena masih terbetot perhatianku bagaimana yang benar di mata editor, sebuah tulisan itu mesti dibuat. Baik bab pendahuluan hingga bab kesimpulan. Dari materi yang aku pelajari semalam.

Dan biar tidak dikirimin pesan lagi oleh istri, aku jawab saja pesan WhatsApp nya ,"Ok say, bentar lagi, aku pulang. Tak buat tulisan dahulu pagi ini, share, lalu pulang, ok," kataku!

Tidak bisa aku sangkal. Menulis adalah caraku tetap agar abadi saat hidup di dunia yang fana ini. Saat mentari sudah menjalankan tugas tuk menyinari bumi. Disaat yang sama satu paragraf atau dua paragraf harus aku pahat.

Apabila sudah aku buat sebuah tulisan di tiap harinya. Di situ aku merasa bahwa hidupku ini ada artinya, ada manfaatnya. Tidak melakukan meski sehari saja, atau sebab lupa tidak membuat menulis sebuah tulisan, satu hari itu hidupku merasa tak berarti, kayak mayat hidup saja rasanya!

Benar-benar tidak enak rasanya.

Aku berharap semesta kabulkan hajatku tahun ini sekolahku selesai. Agar aku bisa semakin fokus untuk bisa membuat buku selanjutnya, layaknya membuat tulisan setiap hari yang aku sudah kerjakan selama ini.

Setidaknya bukuku yang pertama berjudul "URIP IKU URUP" telah memberikan pengalaman yang luar biasa. Setidaknya mampu memotivasiku ingin mencoba lagi membuat buku.

Ke depan bisa jadi aku bisa membuat buku kedua, ketiga, dan seterusnya yang bisa lebih bermanfaat buat mahasiswaku. Semisal buku bagaimana sebuah bab satu skripsi itu tulis, asyik kayaknya. Dilanjutkan bab-bab selanjutnya. Tidak teoritis semata tapi tip dan trik yang gampang-gampang saja layaknya materi di dalam buku itu ditulis seperti saat ngobrol dengan kolega di warkop.

Itu beberapa pikiran yang berkecamuk di pikiran dan benakku pada pagi tadi di hari kedua di tahun yang baru. "Gaya lho bro AAS, lha tugasmu saja belum kelar-kelar! Ingat ya soal tugasku sekolah, lulus secepatnya bukan hanya harapanku namun aku berharap itu juga harapan dosen pembimbing ku juga, dan tentunya Zat Yang Maha Sayang mengabulkannya, amin."

Tanya jawab dilakukan sendiri, untung tidak ada orang yang melihat aktifitas ku di fasum ini. Bisa dianggap gila. Ya, bagaimana lagi, menulis adalah kerja-kerja tangan, kaki, serta pikiran, di ruang-ruang senyap dan sunyi. Dan di fasum ini aku hanya duduk sendiri di tengah lapangan sambil tegak menatap sang Surya! Lalu lanjut menulis lagi.

Terus kepikiran sebuah lapak, yang telah lama aku tinggalkan untuk aku up lagi, buka lagi, segera setelah sekolahku kelar. Bagaimanapun aku bisa jadi sarjana magister (S2) lulus dengan katagori *cum laude* saat itu berkat lapak nasi goreng "Mbah Joyo". Meski sekarang aku masih menjalankan bisnis kuliner ku ini, namun masih temporer saat Sabtu dan Minggu saja, melayani pesanan.

Karena hari-hari ini aku lebih memprioritaskan sekolahku dahulu. Hidup harus berani ambil prioritas! Lalu bangun bangkit kembali ambil prioritas lainnya. Di situlah hidup ini benar-benar indah.

Tak aku sangka, ternyata aku bisa memasak dan laku juga masakanku. Berpikir saja dahulu amat mustahil melakukan itu sepertinya. Jangan pernah sangsikan kemampuan Anda sendiri, ingat-ingat itu!

Sekali lagi bukti, dahsyatnya sebuah niat dibarengi pikiran besar, untuk ambil aksi mewujudkannya. Dan ternyata bisa, semudah itu!

Menulis, memasak, mengajar, serta mendorong orang lain agar bisa maju dan sukses meraih mimpi-mimpinya adalah kesukaanku. Kesenanganku. Sesederhana itu mimpi di hidupku ini.

Dan sepertinya hal-hal semacam itu akan mewarnai kehidupanku di tahun yang baru ini tahun 2023. Bagaimana dengan Anda? Apakah masih ada spirit untuk hidup dan mewarnai dengan karya-karya besar di tahun yang baru ini. Aku harap demikian.

Hidup sekali harus berarti. Lalu mati. Sangat dholim apabila Anda hanya jadi manusia yang setengah-setengah saja. Setengah hidup juga setengah mati!

Sang Pemilik Semesta, sangat ingin Anda mampu dan mau melakukan hal-hal yang besar dan bersejerah. Dan menjadi sebuah legacy di ujung kehidupan kita nantinya.

Dan kita dengan gagah serta percaya diri, serta bangga saat *pulang* menghadapNya kelak. Karena sudah mengerjakan sesuatu yang berarti di dalam hidup ini!

Aku pun sadar, saat mimpiku adalah mendorong banyak orang agar bisa sukses dan berhasil meraih mimpinya. Utamanya para anak-anak muda, tunas pemimpin bangsa di masa depan.

Aku harus keras terhadap diriku sendiri, serta harus banyak berinvestasi ilmu untuk upgrade memajukan diri di tahun ini. Agar tidak menjadi OMDO omong doang. Lakukan, titik!

Aku tak bisa pungkiri. Bahwa ilmu pengetahuan yang terbaru selalu disampaikan dengan bahasa Inggris. Dan tak bisa aku hindari lagi, aku benar-benar harus mencintai bahasa internasional setidaknya satu saja itu sudah cukup. Catatan harus lancar, baik menulis, membaca, dan berbicara. Alangkah indahnya apabila itu terjadi, dan aku yakinkan itu bisa kepada diriku sendiri. Meski melihat umurku yang sekarang sepertinya seperti menggantung asap saja, tapi kudu aku coba, titik.

Karena kesukaanku menulis harus dibackup dengan membaca, sayang nya buku-buku dan pengetahuan terbaru dan terbaik ditulis dengan bahasa Inggris.

Aku harus kerjakan dengan niat yang kuat. Untuk kuasai skill baru itu, setidaknya pasang *niat* di awal tahun ini, mumpung masih baru tahunnya. Tidak bisa aku tunda lagi. Aku harus paksa, seperti memaksa menulis setiap hari selama setahun penuh, yang aku lakukan di beberapa tahun yang lalu, dan aku share di akun media sosialku FB, dan faktanya *bisa*.

Sepertinya sudah terlalu panjang tulisan ini dibuat Dan harus aku akhiri. Lalu segera pulang ke rumah lalu unboxing oleh-oleh dari kampung halaman kemarin.

Aku harus asah skill baru, dan tetap fokus serta tekun mengasah skill yang sudah ada sekarang. Itu saja. Itulah sebuah vis hidup, yang akan membuatku bersemangat bangun dari tidurku setiap paginya nanti.

Misi, practice make perfect dalam mengerjakan skill yang baru harus dilakukan terus, sampai pada suatu saat skill itu bisa jadi *duit*. Jadi lapak.

Itu cerita dan mimpi ku, terus apa cerita dan mimpi Anda kawan? Di tahun yang baru ini. 


AAS, 02 Januari 2023
Fasum Perumahan Rungkut Asri Barat Surabaya