DPR Dukung Angkatan Darat Perkuat Satuan Siber
Jakarta, JatimUPdate.id, -DPR Dukung Angkatan Darat Perkuat Satuan Siber. Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Dave Akbarshah Fikarno Laksono mendukung langkah Kepala Staf Angkatan Darat ( KSAD ) Jenderal Dudung Abdurachman untuk memperkuat satuan siber TNI AD dalam menghadapi setiap potensi yang mengancam kedaulautan Indonesia.
Demikian keterangan pers yang diterima kantor pusat Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Senin (23/1/2023).
Baca Juga: Peserta HPN 2026 SMSI Disambut Meriah di Pendopo Kabupaten Pandeglang oleh Bupati dan Wagub Banten
“Langkah Jenderal dudung sudah sangat sesuai dengan dinamika ancaman nyata saat ini yaitu ancaman siber, apalagi konsep penguatan postur yang disusun TNI AD sudah disertai dengan konsep peningkatan Sumber Daya Manusia dan teknologinya,” ujar Dave saat dihubungi wartawan, Senin (23/1/2023).
Hal ini disampaikan Dave terkait sudah diresmikannya gedung Siber dan Aset Manajemen di Markas Besar TNI Angkatan Darat, Jakarta Pusat.
Menurut Dave, tepat jika Jenderal Dudung ingin menjadikan gedung tersebut berfungsi dalam banyak hal. Mulai dari penyediaan platform aplikasi, basis data, dan informasi yang terintegrasi dengan berbagai sistem.
Dengan begitu, lanjut Dave, yang juga politisi dari Fraksi Golkar ini, hal tersebut nantinya akan memberikan informasi dan data yang komprehensif terkait hal yang dibutuhkan TNI AD.
Baca Juga: HPN 2026 Ukir Sejarah Nasional, Monumen Media Siber Indonesia Resmi Berdiri di Banten
“Kecakapan personel yang menjaga fasilitas itu juga harus ditingkatkan. Fasilitas teknologi terkininya juga. Itu harus seimbang antara fasilitas dan SDM,” katanya.
Menurut Dave, pembangunan fasiltas dan penguatan SDM sangat penting bagi TNI AD. Apalagi saat ini sudah memasuki era revolusi industri 4.0. Dave mengatakan, Jenderal Dudung bisa meminta penyediaan tenaga ahli ke kampus-kampus TNI AD dalam merekrut personel untuk menjaga gedung Siber tersebut. Misalnya Kampus Universitas Pertahanan.
“Dalam menangkal serangan di media Siber harus lebih cepat, baik dalam investigasi maupun cara menyelesaikannya,” papar Dave.
Baca Juga: JarNas Anti-TPPO Rilis CATAHU 2025, Catat 224 Kasus Perdagangan Orang
Hanya saja, Dave menegaskan bahwa penguatan fasilitas dan SDM untuk menunjang kemampuan kinerja satuan TNI AD membutuhkan anggaran dana.
“Mendidik orang kan harus pakai duit. Tapi itu tergatung perencanaanya. Mereka sudah tahulah,” pungkas Dave.(Yah)
Editor : Redaksi