Kasus Pengeroyokan, Kasat Reskrim Polres Nganjuk : Hati-hati Bagi Penyebar Hoax dan Provokasi

oleh : -
Kasus Pengeroyokan, Kasat Reskrim Polres Nganjuk : Hati-hati Bagi Penyebar Hoax dan Provokasi
Kasat Reskrim AKP. I Gusti AG Ananta P., S.H., S.I.K., M.H. di joglo polres nganjuk selasa (24/1/2023)

Nganjuk, JatimUPdate.id,- Hati-hati Bagi Penyebar Hoax dan Provokasi. Kasat Reskrim Polres Nganjuk AKP. I Gusti AG Ananta P., S.H., S.I.K., M.H. , menenandaskan agar hati – hati kepada penyebar hoax dan provokasi yang mengadu domba pihak – pihak tertentu dan membuat situasi Kabupaten Nganjuk tidak aman.

Hal ini disampaikan AKP. I Gusti saat konferensi pers terkait pengungkapan kasus pengeroyokan yang terjadi selama 5 hari dari tanggal 20 sampai dengan 24 Januari 2023 yang digelar di joglo Polres Nganjuk, Selasa (24/1/2023) sore.

Dalam tempo 5 hari tersebut jajaran Satreskrim Polres Nganjuk berhasil mengungkap 7 kasus pengeroyokan yang terjadi di wilayah hukum Polres Nganjuk dengan jumlah tersangka 19 orang dan 8 diantaranya masih anak-anak.

“Kami bersama-sama Forkopimda Nganjuk bergerak cepat mengatasi situasi di Kabupaten Nganjuk yang akhir-akhir ini marak terjadi kasus pengeroyokan yang dilakukan oleh oknum-oknum dari beberapa perguruan silat, mereka saling membalas satu sama lain,” kata AKP. I Gusti.

Pengeroyokan tersebut, kata Gusti, terjadi di tiga lokasi berbeda. Pada Rabu (18/1) di Jalan Raya Dusun Kalimati, Desa Sambirejo, Tanjunganom, dan di Jalan Raya Lengkong-Gondang, Desa Banjardowo, Lengkong, tepatnya di depan minimarket SA Mart. Sementara itu, tawuran kedua terjadi pada Kamis (19/1) di Jalan Raya Pace Berbek, Desa Ngrawan.

AKP. I Gusti menambah hal ini tidak lepas dari peran serta dari penyebar berita-berita bohong atau hoax di media sosial yang bersifat profokasi sehingga menimbulkan kegaduhan.

“Tim Ciber kami akan mengejar mereka dan akan kami jerat dengan undang – undang ITE, tidak ada ampun bagi mereka, jadi saya harap jangan coba-coba memancing situasi,” tandas AKP. I Gusti. (Yah)