Pedagang rempah di Pasar Induk Osowilangun Surabaya (PIOS)

Surabaya - Harga rempah-rempah di Pasar Induk Osowilangun Surabaya (PIOS) diprediksi tetap stabil sepanjang bulan Ramadan tahun ini. Beberapa faktor mempengaruhi stabilnya harga rempah-rempah di pasar ini.

Menurut Khoiriyah, salah satu pedagang aneka rempah di PIOS, faktor yang mempengaruhi stabilnya harga rempah-rempah pada Ramadan kali ini karena pasokan barangnya cukup aman.

Di PIOS, Khoiriyah menjual aneka rempah mulai dari merica, ketumbar, jinten, kemiri, cengkeh, pala, bunga lawang (pekak), kapulaga dan lain-lain.

"Hampir dua bulan terakhir pengiriman barang yang dilakukan suplier cukup lancar. Kondisi ini membuat penjualan berjalan normal karena barang selalu tersedia setiap saat," jelas Khoiriyah, Kamis (23/4/2020).

Faktor kedua adalah tak adanya lonjakan pembelian yang terjadi jelang Ramadan tahun ini.

"Tahun lalu, seminggu menjelang Ramadan lonjakan penjualan rempah-rempah sangat tinggi. Namun begitu masuk Ramadan, dua minggu kemudian penjualannya landai. Melonjak lagi ketika menjelang lebaran," ungkapnya.

Pedagang asli Madura itu menjelaskan bahwa penjualan Ramadan tahun ini lebih stabil jika dibanding ramadan tahun lalu. Hal itu dikarenakan Ramadan kali ini berada dalam masa pandemi Virus Corona (Covid-19).

"Kalau penjualan barang tetap normal, cuman tidak ada lonjakan seperti tahun lalu. Penyebabnya saat ini banyak orang yang menghindari kerumunan. Mereka keluar rumah juga seperlunya," imbuh Khoiriyah.

Meski begitu Khoiriyah optimis jika penjualan rempah-rempah di lapaknya tetap stabil. Sebab rempah-rempah merupakan kebutuhan yang wajib untuk pembuatan bumbu.

"Kalau rempah-rempah pasti dibutuhkan orang," pungkasnya.

 

Berita Terkait

Berita Terpopuler