Yamaha STSJ Berikan Tips Anti Pegal Saat Naik Motor

Reporter : -
Yamaha STSJ Berikan Tips Anti Pegal Saat Naik Motor
Motor Yamaha

Jatimupdate.id - Beberapa pengendara sepeda motor sering kali meremehkan posisi berkendara. Padahal, posisi berkendara memiliki peranan yang penting dalam berkendara. Apabila pengendara kerap merasa pegal, bisa jadi posisi berkendara tidak dalam posisi yang pas. Kondisi ini tentu akan mempengaruhi konsentrasi dan keselamatan pengendara. Oleh karena itu, setiap pengendara wajib berkendara dengan posisi yang baik, agar terhindar dari kecelakaan.

Manager Promosi PT. Surya Timur Sakti Jatim (Yamaha STSJ), William Saputra mengungkapkan, masih banyak pengendara yang menyepelekan posisi berkendara baik ketika menggunakan motor kopling maupun motor matic. 

Baca Juga: Kadin Surabaya Sebut Wisata Kota Lama Jadi Penggerak Ekonomi Warga Kota Pahlawan 

"Padahal, setiap pengendara wajib memahami posisi berkendara yang baik. Walaupun naik motor matic, tetap harus berkendara dengan posisi yang benar. Pastinya selain untuk menambah kenyamanan dalam berkendara, tentu menjaga agar pengendara tetap fokus selama perjalanan,” katanya.

Berikut tips untuk menghindari lelah ketika berkendara menggunakan motor matic:

Pastikan posisi duduk pengendara dalam keadaan rileks.

Posisi berkendara duduk dengan postur badan condong kedepan tentu memberikan kesan yang tidak nyaman bagi pengendara. Pastikan agar pengendara berada pada posisi postur tubuh tegap agar lebih nyaman. Jangan terlalu membungkuk agar terhindar dari resiko sakit punggung. Posisikan agar badan dalam keadaan lurus, tidak condong miring ke kanan atau ke kiri. 

Posisi bahu dan tangan ketika memegang stang.

Ketika berkendara, posisikan bahu dan tangan sesuai dengan posisi stang. Usahakan agar tangan tetap menyiku. Ketika posisi tangan terlalu tegak dan tidak ada sedikit tekukan, pengendara cenderung lebih cepat lelah. Posisi tangan sedikit menekuk selain memberikan kenyamanan, juga berperan sebagai “suspensi”, sehingga pengendara lebih mudah ketika harus bermanuver. 

Baca Juga: Launching Kota Lama, Eri: Surabaya Punya Nilai Sejarah Tak Kalah Unik dengan Kota Lain

Atur pandangan ke depan.

Posisikan kepala menghadap ke depan agar pandangan tetap luas. Sesekali pengendara juga perlu untuk memperhatikan kanan atau kiri guna mengantisipasi kejadian yang tidak terduga. 

 

Posisikan lutut mengarah ke depan.

Baca Juga: Kolaborasi Hebat Wujudkan Zero Stunting di Kecamatan Krembangan

Bagi pengendara sepeda motor, posisi kaki yang benar akan mempengaruhi kenyamanan dalam berkendara, terlebih pada bagian lutut. Pastikan agar lutut berada pada posisi mengarah ke depan dengan rapat. Posisi ini guna menjaga keseimbangan ketika berkendara, serta melindungi badan ketika dihadapkan pada kondisi yang tidak diinginkan. 

 

Genggam tuas stang menggunakan jari.

Setiap pengendara wajib berkendara minimal menggunakan empat jari. Selain memberikan rasa nyaman, berkendara dengan menggunakan jari yang maksimal juga dapat mewujudkan standar keamanan. Sebagai contoh, teknik pengereman yang paling benar adalah menggunakan empat jari. (hil) 

Editor : Nasirudin