Catatan Mas AAS

Lima Karakter Bahwa Anda Bakat Jadi Pengusaha

Reporter : -
Lima Karakter Bahwa Anda Bakat Jadi Pengusaha
Catatan Mas AAS

Minggu pagi menikmati hari weekend dengan jalan-jalan pagi *nyeker* keliling perumahan di mana penulis tinggal memberi kesempatan kedua kaki ini menyentuh bumi, tanpa pakai sandal dan sepatu! Kegiatan rutin yang dilakukan penulis saat momen weekend.

Dampak sekolah doktor, yaitu kuliah S3 nya sudah kelar. Dan pikiran semakin fresh, panggilan lawas untuk meniti karir pada diri sendiri kembali dalam dunia lapak an yang sempat penulis tinggalkan sejenak, kembali menyeruak ke permukaan sambil menikmati udara pagi yang sejuk. Penulis pun memanggil ingatan lawas tentang apa saja yang sudah pernah dilakukan berkaitan dengan lapak bisnis dan usaha yang pernah dikerjakan. 

Baca Juga: Kampung Halaman

Sambil senyum-senyum sendiri mengenangnya. Ada beberapa lapak dahulunya yang sempat dikerjakan: travel umroh haji, kuliner, pengembangan manusia. 

Sambil berjalan pelan-pelan sambil menikmati pepohonan yang rindang, tanaman anggrek milik tetangga yang sedang tumbuh mekar, dan sesekali terdengar kicauan burung prenjak dan derkuku miliknya tetangga.

Terlintas ingin mengulik kembali, "karakter apa saja sih, menurut penulis yang wajib dimiliki saat ingin terjun menjadi seorang pengusaha atau entrepreneur itu?" 

Bisa jadi ini pengalaman yang sifatnya *empiris* diambil dari pengalaman penulis, dan tentu saja bisa bertambah saat dibandingkan dengan pengalaman pembaca yang budiman. 

1. Tidak takut gagal dan berani ambil risiko.

Esensi menjadi seorang *pengusaha* adalah bermain dengan tantangan, siap menerima sebuah _callenge_. Apabila dalam diri kita, mungkin sangat menolak atau kurang nyaman dalam menerima tantangan. Ya, sebaiknya diurungkan saja keinginan menjadi pengusaha, diteruskan saja menjadi _employee_ selama hidupnya. 

Membuka usaha berarti berani untuk menerima tantangan, tidak kenal menyerah, dan juga harus bersahabat dengan risiko. Ketiga poin inilah yang paling berat untuk dilakukan.  

2. Disiplin dan tidak pernah menyepelekan waktu.

Apabila diri Anda adalah orang yang disiplin, dan sangat menghormati waktu. Itu sudah menjadi karakter utama yang bagus Anda siap menjadi seorang pengusaha. Nah, apabila diri Anda sering telat apabila membuat appointment dengan klien, atau kolega, bahkan karib Anda. Dan Anda menganggap perilaku yang demikian biasa-biasa saja. Mending tidak usah jadi pengusaha, menjadi pengusaha sangat mementingkan dan mengutamakan trust kepercayaan. Dan habit disiplin adalah indikator awal seseorang itu bisa dipercaya. Sekali lagi ini pengalaman empiris penulis, Anda boleh tidak sependapat tidak masalah, tak usah didebat. 

3. Kreatif dan inovatif. 

Baca Juga: Buku Baru Warisan Baru

Apa maksudnya? Berpikir anti mainstream yang _out of the box_ memanglah kudu dilatih. Dan kreatif serta inovatif bermula dari sana.

Lha, apabila diri Anda untuk melakukan sesuatu yang berbeda: banyak alami mental blok macam rasa malu, takut, kuatir, dan apatis apa berhasil nantinya. Apabila Anda tidak bisa melampaui itu, mana mungkin akan bisa kreatif untuk berpikir dan mengeluarkan *ide* baru guna memajukan usaha Anda nanti. Mending sekali lagi juga tidak usah bertekun di dunia usaha. "Menjadi pengusaha itu berat BESTie!" 

4. Tidak malu untuk belajar pada siapapun.

Belajar dari pengalaman adalah pepatah yang benar-benar sangat tepat. Tapi kita tidak harus belajar sendiri bisa belajar dari pengalaman orang lain. Merasa sudah pintar dan sok tahu biasanya akan menjatuhkan diri sendiri. 

5. Tidak gengsian.

Mau jadi pengusaha kok gengsian. Buang ke laut saja itu rasa gengsi nya. Membuka usaha apapun itu harus tak kenal yang namanya gengsi, kenalnya harus sama *gas terus* dan *hajar terus* saja. Bayangkan saja sejak membuka usaha Anda tidak bisa langsung delegasikan ke karyawan, ada kalanya Anda ya harus mau kirim *elpiji gas melon* 3 kg itu ke pelanggan Anda, kalau usaha jual beli elpiji, misalkan saja. 

Baca Juga: Hidup adalah Mengenai Menerima dan Memberi!

Bisa jadi apabila karakter-karakter baik ini sudah melekat dalam diri Anda masing-masing.  

Mungkin saja Anda adalah pengusaha sukses berikutnya.  

Begitu, dan selamat pagi teruntuk Anda semuanya. 

Salam UKM (Usaha Kecil Milyaran).  

AAS, 10 September 2023

Fasum Rungkut Asri Barat Surabaya

Editor : Nasirudin