Dandim 0812 Lamongan Bentuk Kampung Tanggap Hibernasi, Apa Itu ?

Reporter : -
Dandim 0812 Lamongan Bentuk Kampung Tanggap Hibernasi, Apa Itu ?
Mendampingi Wabup Abdul Rouf, Dandim 0812, Dan Kapolres Lamongan menunjang Kampung Tanggap Hibernasi (Hijau Berseri dan Berinovasi) di Desa Klagensrampat, Kamis (5/10/2023) ZR

Baca Juga: Bupati Lamongan Resmikan Jalan Plembon–Made, Didorong Jadi Jalan Protokol Penopang Ekonomi

 
LAMONGAN, JatimUPdate.id,  Masih dalam rangkaian HUT TNI ke-78, Kodim 0812 Lamongan membentuk Kampung Tanggap Hibernasi (Hijau Berseri dan Berinovasi) yang dimaksud merupakan wilayah yang tanggap, menyadari permasalahan yang ada kemudian bereaksi mengatasi permasalahan di wilayahnya.
 
Desa Klagensrampat Kecamatan Maduran dipilih Dandim 0812 Lamongan, Letkol Arm Ketut Wira Purbawan sebagai pilot project sekaligus  dikukuhkan  sebagai Kampung Tanggap Hibernasi, di Desa Klagensrampat Kecamatan Maduran Kamis (5/10/2023).
 
Menurut Dandim,  Kampung Tanggap Hibernasi (Hijau Berseri dan Berinovasi)  merupakan wilayah yang tanggap, menyadari permasalahan yang ada kemudian bereaksi mengatasi permasalahan di wilayahnya.
 
Desa Klagensrampat telah  melaksanakan penghijauan dan berinovasi dalam pengolahan sampah.  Dan semua itu dimulai dari hal kecil seperti menanam toga ( dan sayur di rumah masing-masing.
 
Setelah diresmikan  TNI bekerjasama dengan POLRI, Pemerintah Daerah dan instansi lainnya mendorong agar yang memiliki wilayah berupaya, berusaha, bergerak, agar kampung ini dikenal memiliki icon, memiliki brand.
 
"Langkah awal yang dibutuhkan adalah konsistensi, dengan semangat gotong royong untuk membentuk Kampung Iconic, Kampung Tematik yang nantinya akan berdampak pada perputaran ekonomi," kata Purbawan.
 
Sementara itu, Wakil Bupati Lamongan, Abdul Rouf pada kesempatan tersebut berharap, bahwa apa yang menjadi cita-cita warga Desa Klagensrampat untuk menjadi Desa Wisata ini dapat terlaksana. 
 
"Kita beri dukungan, semoga yang menjadi cita-cita desa ini dapat terlaksana, mulai dari mengelola permasalahan sampah, kemudian menjadi desa wisata," ungkap Rouf.
 
Kepala Desa Klagensrampat Suliono mengungkapkan bahwa di wilayahnya telah dilakukan berbagai inovasi khususnya dalam pengolahan sampah.
 
Desa Klagensrampat saat ini sudah zero pampers, dimana pampers dan sampah plastik (anorganik) ini telah berhasil diolah sebagai pot juga paving block. Tidak hanya itu, sampah organik masyarakat juga berhasil diolah menjadi pupuk cair, pupuk organik, hingga budidaya maggot untuk pakan ikan. 
 
"Tentunya dengan dukungan dan pendampingan dari Koordinator Nasional Jaringan Kampung Tematik Indonesia, Bambang Irianto," kata Suliono.(ZR)
 
Kampung Tanggap HibernasiKampung Tanggap Hibernasi
 

Editor : Yuris. T. Hidayat